Kamis 02 Mar 2023 20:39 WIB

Kemenkumham Jambi Larang Lato-Lato Dibawa Masuk Rutan dan Lapas, Apa Sebab?

Lato-lato dilarang dibawa masuk ke dalam lapas dan rutan di Provinsi Jambi.

Permainan lato-lato. Mainan yang belakangan populer di kalangan anak dan dewasa itu dilarang masuk ke dalam lapas dan rutan di Provinsi Jambi.
Foto: Republika/Thoudy Badai
Permainan lato-lato. Mainan yang belakangan populer di kalangan anak dan dewasa itu dilarang masuk ke dalam lapas dan rutan di Provinsi Jambi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kanwil Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Jambi melarang mainan lato-lato dibawa masuk ke dalam rumah tahanan atau rutan dan Lembaga pemasyarakatan (Lapas). Apa sebab?

Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Jambi Aris Munandar di Jambi Kamis, mengatakan larangan tersebut diberlakukan salah satunya karena bentuk lato-lato yang bulat dan berpotensi menjadi sarana menyelundupkan narkoba ke dalam Rutan dan Lapas. Selain itu, permainan lato-lato juga rawan digunakan sebagai alat untuk memukul atau melempar orang lain.

Baca Juga

Bahkan, tali lato-lato juga bisa saja digunakan untuk menjerat dalam melakukan aksi tindak kejahatan di dalam lapas. Atas pertimbangan keamanan dan kenyamanan warga binaan serta petugas rutan dan lapas, maka mainan yang sedang viral atau sedang digandrungi anak-anak dan orang dewasa itu dilarang masuk ke dalam lapas dan rutan di Provinsi Jambi.

sumber : Antara

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement