Rabu 08 Feb 2023 11:10 WIB

Aksi Klitih di Titik Nol Kilometer Yogyakarta Bacok Korban

Polisi masih telusuri video viral geng motor mengayunkan celurit di Yogyakarta.

Rep: Silvy Dian Setiawan/ Red: Erik Purnama Putra
Barang bukti senjata tajam dihadirkan  saat konferensi pers kejahatan jalanan atau klitih di Mapolda DIY, Yogyakarta, Senin (11/4/2022). Sebanyak lima tersangka berstatus pelajar dan mahasiswa diamankan dari kasus penganiyaan pelajar SMA hingga meninggal. Pelaku dijerat dengan Pasal 353 Ayat (3) Juncto Pasal 55 atau Pasal 351 Ayat (3) Juncto Pasal 55 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. Barang bukti celurit, pedang, serta hear sepeda motor turut dihadirkan dalam konferensi pers ini.
Foto: Wihdan Hidayat / Republika
Barang bukti senjata tajam dihadirkan saat konferensi pers kejahatan jalanan atau klitih di Mapolda DIY, Yogyakarta, Senin (11/4/2022). Sebanyak lima tersangka berstatus pelajar dan mahasiswa diamankan dari kasus penganiyaan pelajar SMA hingga meninggal. Pelaku dijerat dengan Pasal 353 Ayat (3) Juncto Pasal 55 atau Pasal 351 Ayat (3) Juncto Pasal 55 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. Barang bukti celurit, pedang, serta hear sepeda motor turut dihadirkan dalam konferensi pers ini.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Polresta Yogyakarta bergerak cepat merespon kejahatan jalanan yang terjadi di kawasan Titik Nol Kilometer, Kota Yogyakarta pada malam hari. Video geng motor yang mengayukan senjata tajam kepada pengendara motor lainnya viral di lini masa Twitter.

"Polisi gerak cepat menindaklanjuti viralnya video diduga kejahatan jalanan di kawasan Titik Nol KM Yogyakarta," ucap Kasi Humas Polresta Yogyakarta, AKP Timbul Sasana Raharja kepada Republika.co.id di Kota Yogyakarta, Rabu (8/2/2023).

Timbul mengatakan, aparat sedang enyelidiki kasus kejahatan jalanan yang pelakunya dengan sengaja berusaha membacok korban dan mengayunkan senjata tajamnya ke sepeda motor. Hingga saat ini, pihaknya belum mendapat laporan dari warga yang mengaku sebagai korban aksi klitih tersebut.

"Saat ini kami sedang melakukan penyelidikan, mohon doa dukungannya segera diungkap secepatnya," lanjut Timbul.

Video yang memperlihatkan aksi kejahatan jalanan tersebut diunggah oleh akun Twitter @RezkyRamadhanz, Selasa (7/2/2023) malam WIB. Dalam video itu, terduga pelaku yang mengendarai sepeda motor terlihat menggunakan senjata tajam (sajam) berupa celurit.

Terduga pelaku mengayunkan celurit ke pengendara lainnya. Terlihat celurit diayunkan sebanyak dua kali ke pengendara motor lain tersebut dalam video yang menjadi viral di dunia maya itu.

Warganet pun menganggap, beraktivitas di Kota Yogyakarta pada malam hari menjadi tidak aman. Pasalnya, kejahatan jalanan di Yogyakarta seperti perbuatan gengster di Kolombia. Hal itu lantaran aksi klitih masih berkeliaran dengan bebas di Yogyakarta tanpa adanya tindakan berarti dari aparat berwenang.

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement