Senin 23 Jan 2023 06:44 WIB

Remaja Adang Truk di Gunung Putri Tewas Terlindas, Sopir Serahkan Diri

Hingga saat ini sopir truk tersebut masih berstatus sebagai saksi.

Rep: Shabrina Zakaria/ Red: Ani Nursalikah
Ilustrasi Garis Polisi. Remaja Adang Truk di Gunung Putri Tewas Terlindas, Sopir Serahkan Diri
Foto: Republika/Kurnia Fakhrini
Ilustrasi Garis Polisi. Remaja Adang Truk di Gunung Putri Tewas Terlindas, Sopir Serahkan Diri

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Sopir truk berinisial JT yang menabrak remaja pengadang truk di exit Tol Gunung Putri, Kabupaten Bogor menyerahkan diri. Saat ini, sopir tersebut masih menjalani pemeriksaan di Polres Bogor.

Kasat Lantas Polres Bogor, AKP Dicky Anggi Pranata mengatakan aksi adang truk tersebut memang masih dalam proses penyelidikan. “Dimana kami sudah memintai keterangan dari pengemudi truk untuk menjadi keterangan, kemudian saksi-saksi sudah kami minta,” kata Dicky kepada wartawan, Ahad (23/1/2023).

Baca Juga

Dicky mengungkapkan, usai kejadian pada Sabtu (14/1/2023) lalu, polisi langsung melakukan pengejaran dengan mencari pengurus truk tersebut. Setelah mendapatkannya, polisi meminta keterangan dan memanggil ke kantor.

“Untuk saat ini masih proses penyelidikan dimintai keterangan sambil menunggu gelar perkara,” ujarnya.

Dicky menegaskan sang sopir bukanlah melarikan diri. Melainkan tidak melapor ke kepolisian usai kejadian tersebut.

Kendati demikian, ia tak memungkiri bisa saja mengenakan sanksi lantaran ada korban yang kehilangan nyawa. Walaupun hilangnya nyawa tersebut didasari atau diawali dari aksi berbahaya korban sendiri.

“Masih kita dalami. Karena memang ada unsur kesengajaan juga dari masyadakat yang membuat konten,” jelas Dicky.

Dia menyebutkan, hingga saat ini sopir truk tersebut masih berstatus sebagai saksi. Di samping itu, tidak menutup kemungkinan dalam kasus ini akan diterapkan restorative justice.

“Makanya kita masih dalami dulu, kita mintai keterangan ahli juga selain dari pendapat ahli hukum. (Sopir) sudah kita amankan,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, seorang remaja di berinisial M tewas usai menghentikan paksa satu unit truk yang tengah melaju dari Exit Tol Gunung Putri, Desa Gunung Putri, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor. Padahal Pemerintah Desa Gunung Putri telah melakukan pengawasan agar tidak ada kejadian penghentian paksa truk oleh remaja dan anak-anak.

Kades Gunung Putri, Daman Huri, menduga remaja tersebut menghadang dan menghentikan paksa truk untuk membuat konten. Dalam pantauannya, remaja yang terlibat biasanya berusia sekitar 12 hingga 15 tahun.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement