Kamis 12 Jan 2023 17:12 WIB

Plaza Bogor Direvitalisasi, akan Jadi Pusat Oleh-Oleh Hingga Hotel

Plaza Bogor yang baru akan menjadi pusat oleh-oleh berisi 200-400 pelaku usaha

Rep: Shabrina Zakaria/ Red: Gita Amanda
Plaza Bogor di Jalan Suryakencana, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.
Foto: Shabrina Zakaria
Plaza Bogor di Jalan Suryakencana, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) Kota Bogor telah mengusung konsep baru bagi revitalisasi Plaza dan Pasar Bogor. Kedua bangunan di pusat kota tersebut akan dijadikan ritel Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), dengan fasilitas pendukung mulai dari gedung parkir hingga hotel bintang 4.

Dirut Perumda PPJ Kota Bogor, Muzakkir, mengatakan berdasarkan Kerangka Acuan Kerja (KAK) yang sudah dibuat, ada lima kegiatan yang dimungkinkan dikerjakan dalam revitalisasi Plaza dan Pasar Bogor yang berada di kawasan pecinan Suryakencana ini.

Baca Juga

Muzakkir menyebutkan, nantinya Plaza Bogor yang baru akan menjadi pusat oleh-oleh dan jajanan, restoran, dan kafe yang bisa menampung 200 hingga 400 pelaku usaha. Selain itu, akan ada pusat seni pertunjukan seperti auditorium yang bisa difungsikan menjadi tempat nonton, seminar hingga tempat pernikahan.

Di samping itu, 40 persen dari total keseluruhan bangunan nanti akan menjadi gedung parkir. Menurut Muzakkir, gedung parkir ini akan menampung minimal 1.500 mobil, 1.000 motor dan 30 hingga 50 bus. “Karena nanti akan terhubung antara ‘The New Plaza Bogor’ dengan Kebun Raya Bogor,” kata Muzakkir, Kamis (12/1/2023).

 

Lebih lanjut, Muzakkir menjelaskan, pembangunan gedung ini menerapkan konsep modern. Dimana akan ada taman yang dibangun di bagian depan gedung, dengan akses terbuka di setiap lantai dan ada juga penghijauan dari atas sampai bawah bangunan.

Terakhir, karena dalam pembangunan Plaza dan Pasar Bogor ini diizinkan membangun sampai ketinggian 40 meter, pihaknya berencana mengoptimalkan bangunan atas dengan membangun hotel. “Rencana itu akan ada hotel dan memungkinkan bisa dua, satu di gedung depan dan satu di belakang. Target kita bintang 4,” ucap Muzakkir.

Mengenai estimasi biaya yang diperlukan dalam revitalisasi Plaza dan Pasar Bogor, Muzakkir mengungkapkan, perkiraan biaya yang dibutuhkan sebanyak sekitar Rp 500 miliar hingga Rp 700 miliar. Namun ia meyakinkan, dalam pembangunan ini pihaknya tidak mengeluarkan biaya sama sekali, sebab biaya pembangunan dibebankan kepada pihak ketiga yang memenangkan proses beauty contest.

“Kegiatan ini Non Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). Total bangunannya sekitar 9 hingga 10 lantai,” sebutnya.

Atas itu, Perumda PPJ saat ini masih menyiapkan proses beauty contest untuk menentukan nantinya pihak ketiga yang mana yang akan memenangkan revitalisasi Plaza dan Pasar Bogor. “Karena jujur investor banyak yang berminat, tapi kami juga melihat mana konsep yang terbaik, dari yang terbaik ini juga kita sesuaikan juga dengan maunya Kota Bogor ke depan seperti apa,” ucap Muzakkir.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement