Sabtu 07 Jan 2023 00:56 WIB

Ketua PBNU Apresiasi Program KSAD Bantu Berdayakan Rakyat  

Ketua PBNU mendukung program KSAD bantu rakyat dan dekatkan mereka dengan TNI

Rep: antara/ Red: Nashih Nashrullah
KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman (kiri) meninjau prajurit TNI AD (Ilutrasi).  Ketua PBNU, KH Ahmad Fahrur Rozi mendukung program KSAD bantu rakyat dan dekatkan dengan TNI
Foto: ANTARA/Aprillio Akbar
KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman (kiri) meninjau prajurit TNI AD (Ilutrasi). Ketua PBNU, KH Ahmad Fahrur Rozi mendukung program KSAD bantu rakyat dan dekatkan dengan TNI

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA— Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Ahmad Fahrur Rozi atau akrab disapa Gus Fahrur memberikan apresiasi kepada Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman yang berhasil merekatkan TNI dengan rakyat. 

“Itu sangat bagus, tentunya ya sangat apresiasi dan mendukung semua upaya yang dilakukan oleh Jenderal Dudung untuk membantu kesulitan Rakyat,” ujar Gus Fahrur saat dihubungi, Jumat (6/1/2023). 

Baca Juga

Menurut Gus Fahrur, keberhasilan Jenderal Dudung mendekatkan TNI dengan rakyat tersebut harus dilanjutkan. 

Hal itu dapat dibarengi dengan progaram yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat, berbangsa dan bernegara. 

Misalnya, program TNI AD soal ketahanan pangan, Manunggal Air, Bapak Asuh Stunting, Babinsa Masuk Dapur, dan Kampung Pancasila. 

“Kita mendukung kalau ada program yang bisa disinergiskan. Itu memang sangat diharapkan supaya bisa dirasakan rakyat,” katanya. 

Ditegaskan Gus Fahrur, kedekatan TNI dengan rakyat merupakan kekuatan luar bisa dalam menjaga segala macam bentuk ancaman. TNI tidak hanya ditugaskan berperang, tapi juga menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. 

“TNI itu kalau tidak perang harus ada upaya yang bisa dilakukan untuk kemaslahatan untuk rakyat,” tegasnya. 

Lebih lanjut, Gus Fahrur menambahkan, program TNI yang dapat dirasakan langsung masyarakat adalah pembangunan irigasi, pembangunan jalan, sanitasi, rehabilitasi sekolah, masjid, stunting, dan ketahanan pangan. 

“Itu program sangat bagus pembangunan yang bersifat semesta. Terutama di Indonesia bagian timur yang banyak kesejangan di sana,” tambahnya. 

Gus Fahrur lantas berharap semua elemen masyarakat mendukung TNI dalam menjaga Pancasila dari segala bentuk ancaman. Hal ini dianggap sangat penting demi berlangsungnya persatuan dan kesatuan Indonesia. 

“Kita berharap semuanya menjaga, jangan mentoleransi gerakan yang mengancam kutuhan bangsa. Jadi itu TNI, polisi, dan ormas menjadi garda terdepan untuk menjaga bhineka tunggal ika. Artinya kita sudah menyepakati bentuk negara NKRI, menyepakti bersatu, Pancasila, dan UUD 45,” tutur dia.         

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement