Selasa 03 Jan 2023 06:20 WIB

Kondisi Tanah Labil, Pencarian Korban Longsor Proyek Bangunan Pakai Alat Manual

Ketebalan material longsor mencapai dua hingga tiga meter.

Rep: Silvy Dian Setiawan/ Red: Fernan Rahadi
Tim SAR gabungan melakukan pencarian korban tertimbun longsor proyek bangunan di Wedomartani, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Sleman, DIY, Senin (2/1/2023) malam.
Foto: Dokumen
Tim SAR gabungan melakukan pencarian korban tertimbun longsor proyek bangunan di Wedomartani, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Sleman, DIY, Senin (2/1/2023) malam.

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Pencarian korban tertimbun longsor proyek bangunan di Wedomartani, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Sleman, DIY dilakukan menggunakan menggunakan alat manual. Hal ini dikarenakan kondisi tanah yang labil atau tidak padat.

"Pencarian masih menggunakan alat manual, seperti cangkul, linggis, dan sekop," kata Humas Basarnas Yogyakarta, Pipit Eriyanto, Senin (2/1/2023) malam.

Pipit menyebut, mengingat kondisi tanah yang labil, pencarian korban tidak dapat dilakukan dengan alat berat. Ketebalan material longsor mencapai dua hingga tiga meter.

"Pencarian belum menggunakan alat berat, mengingat di lokasi kejadian tanahnya masih labil. Untuk luasan pencarian, saya belum monitor, saat ini tim SAR gabungan fokus di lokasi longsoran," ujar Pipit.  

Dari peristiwa yang terjadi sekitar pukul 15.00 WIB tersebut, ada empat pekerja proyek bangunan tertimbun longsor. Dua pekerja berhasil diselamatkan, satu pekerja ditemukan meninggal dunia, dan satu pekerja lainnya masih dalam pencarian.

"Kejadian jam 15.00 WIB, pekerja bangunan sedang membuat galian untuk pondasi talud kedalaman tujuh meter," lanjut Pipit. 

Pipit menjelaskan, dikerahkan 50 personel dari tim SAR gabungan yang dikerahkan untuk melakukan pencarian korban. "Informasi terbaru (unit) K-9 Polda DIY akan diturunkan untuk membantu proses pencarian," tambah Pipit.  

Pencarian korban dilakukan hingga Senin malam. Namun, sekitar pukul 21.20 WIB, pencarian dihentikan mengingat di lokasi terjadi hujan.

"Pencarian dihentikan karena di lokasi hujan, dan akan dilanjutkan besok pagi," jelasnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement