Senin 26 Dec 2022 13:35 WIB

Seorang Anak Meninggal Akibat Terjebak dalam Kebakaran Rumah di Sukabumi

Enam rumah hangus dalam kebakaran di Sukabumi

Red: Nur Aini
ilustrasi Kebakaran. Seorang anak berusia tujuh tahun meninggal dunia akibat terjebak di dalam rumah saat kejadian kebakaran yang menghanguskan enam rumah di Kampung Bojonglopang, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Senin (26/12/2022).
Foto: pixabay
ilustrasi Kebakaran. Seorang anak berusia tujuh tahun meninggal dunia akibat terjebak di dalam rumah saat kejadian kebakaran yang menghanguskan enam rumah di Kampung Bojonglopang, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Senin (26/12/2022).

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI -- Seorang anak berusia tujuh tahun meninggal dunia akibat terjebak di dalam rumah saat kejadian kebakaran yang menghanguskan enam rumah di Kampung Bojonglopang, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Senin (26/12/2022). "Kebakaran yang melanda bekas pasar yang bangunannya dijadikan permukiman di RT 025/005, Desa Panumbangan, Kecamatan Jampangtengah, ini akibat korsleting listrik," kata Kapolsek Jampangtengah AKP Usep Nurdin di Sukabumi, Jawa Barat, Senin.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari pihak kepolisian, kebakaran yang menghanguskan enam rumah semipermanen tersebut terjadi sekitar pukul 07.00 WIB. Api diduga berasal dari salah satu rumah warga yang dengan cepat membesar dan merembet karena mayoritas bangunan terbuat dari bahan mudah terbakar.

Baca Juga

Saat kejadian, seorang anak bernama Sifa diduga terjebak di dalam rumahnya yang terdampak kebakaran. Jenazah korban baru ditemukan setelah petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Sukabumi tiba di lokasi dan memadamkan api.

Saat ditemukan, jenazah anak perempuan itu ditemukan berada di reruntuhan puing bangunan yang hangus terbakar. Petugas kepolisian dan damkar di lokasi langsung mengevakuasi jenazah bocah malang tersebut dan menyerahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

 

Menurut Usep, berdasarkan hasil penyelidikan, kebakaran tersebut diduga terjadi akibat korsleting listrik dari salah satu rumah warga yang kemudian apinya membesar dan merambat ke bangunan lain. Kebakaran itu juga menyebabkan kerugian yang ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Usep juga mengimbau kepada warga agar secara rutin memeriksa kondisi instalasi listrik seperti kabel dan lainnya.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement