Selasa 20 Dec 2022 16:25 WIB

Survei SMRC: Ganjar Unggul, Anies Geser Prabowo

Dalam simulasi survei ini, tidak ada kandidat yang mendapat 50 persen.

Rep: Amri Amrullah/ Red: Teguh Firmansyah
Direktur Riset SMRC Deni Irvani.
Foto: Dok. Tan
Direktur Riset SMRC Deni Irvani.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) merilis hasil survei terbaru terkait dukungan para pemilih terhadap tiga bakal kandidat calon presiden (capres) yakni Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto dan Anies Baswedan.

Bila dalam beberapa survei sebelumnya, posisi pertama dan kedua secara berurutan adalah Ganjar dan Prabowo, kini Anies menyalip di posisi kedua dan mengejar posisi Ganjar di urutan pertama.

Baca Juga

Direktur Riset SMRC, Deni Irvani, mengatakan, bila pemilihan presiden diadakan ketika survei terakhir dilakukan (Desember 2022), ada 3 nama yang mendapat dukungan paling signifikan. Pertama Ganjar, Anies dan Prabowo. "Dalam simulasi semi terbuka dengan daftar 45 nama, Ganjar mendapatkan dukungan 26,5 persen, disusul Anies 18,6 persen, Prabowo 16,8 persen,  dan Ridwan Kamil 6 persen," kata Deni dalam pemaparannya, Selasa (20/12/2022).

Selain itu, jelas dia, terdapat nama-nama lain di bawah 2 persen. Namun Deni mengingatkan dalam simulasi survei ini, masih ada 14,4 persen yang belum menentukan pilihan.

Lebih lanjut ia memaparkan hasil yang konsisten dengan simulasi semi terbuka. Ganjar juga cenderung unggul dalam simulasi tertutup 4 nama dan 3 nama. "Dalam simulasi 4 nama di mana yang bersaing adalah Anies, Ganjar, Prabowo, dan Puan Maharani. Ganjar mendapatkan dukungan 32,8 persen, Anies 27,1 persen, Prabowo 25,5 persen, dan Puan 2,4 persen. Masih ada 12,1 persen yang belum menjawab," paparnya.

Kemudian, lanjut dia, dalam simulasi tertutup dengan empat nama yang dimajukan yakni Airlangga Hartarto, Anies, Ganjar, dan Prabowo, Gubernur Jateng itu tetap unggul. Ganjar konsisten unggul dengan perolehan suara 32,4 persen, disusul Anies 26,8 persen, Prabowo 25,6 persen, dan Airlangga 3 persen. Namun masih ada 12,1 persen yang belum menentukan pilihan.

"Sementara dalam simulasi tertutup 3 nama di mana yang maju adalah Anies, Ganjar, dan Prabowo, urutan pertama masih ditempati Ganjar dengan dukungan 33,7 persen, kemudian Anies 28,1 persen, dan Prabowo 26,1 persen. Masih ada 12,1 persen yang belum menentukan pilihan," ungkapnya.

Deni menambahkan bahwa dalam 1,5 tahun terakhir dukungan untuk Ganjar dan Anies menguat, sementara Prabowo melemah. Pada survei Desember 2022 ini, Ganjar masih mendapat dukungan tertinggi dalam simulasi pilihan semi terbuka hingga simulasi tertutup 3 nama. "Sementara Anies berada di posisi kedua, menggeser Prabowo yang turun ke posisi ketiga," terangnya.

Namun Deni juga menjelaskan bahwa walaupun Ganjar cenderung unggul di semua simulasi yang dia ikuti, tidak ada yang mendapat dukungan di atas 50 persen sehingga terbuka kemungkinan pilpres akan dua putaran.

Survei ini dilakukan secara tatap muka pada 3 - 11 Desember 2022. Populasi survei ini adalah seluruh warga negara Indonesia yang punya hak pilih dalam pemilihan umum, yakni mereka yang sudah berusia 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei dilakukan.

Dari populasi itu dipilih secara random (stratified multistage random sampling) 1220 responden. Response rate sebesar 1029 atau 84 persen. Margin of error survei dengan ukuran sampel tersebut diperkirakan sebesar ± 3,1 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen (asumsi simple random sampling).

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement