Selasa 22 Nov 2022 16:37 WIB

BMKG: Warga NTB tidak Perlu Panik Pascagempa di Cianjur

Gempa di Cianjur menyebabkan ratusan meninggal dunia.

Seorang pria membawa barang-barangnya di dalam rumahnya yang rusak setelah gempa berkekuatan 5,6 SR, di Cianjur, Indonesia, 22 November 2022. Gempa tersebut melanda barat daya Kabupaten Cianjur di Provinsi Jawa Barat, menewaskan 62 orang, menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana Indonesia ( BNPB).
Foto: EPA-EFE/ADI WEDA
Seorang pria membawa barang-barangnya di dalam rumahnya yang rusak setelah gempa berkekuatan 5,6 SR, di Cianjur, Indonesia, 22 November 2022. Gempa tersebut melanda barat daya Kabupaten Cianjur di Provinsi Jawa Barat, menewaskan 62 orang, menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana Indonesia ( BNPB).

REPUBLIKA.CO.ID, PRAYA -- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan, warga di Nusa Tenggara Barat tidak perlu panik dengan adanya gempa bumi 5,6 Magnitudo yang mengguncang wilayah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Senin(21/11/2022).

"Dari hasil monitoring kami, tidak ada aktivitas signifikan kegempaan di daratan Lombok sesaat setelah terjadinya gempa di Cianjur," kata Prakirawan BMKG Stasiun Geofisika Mataram, Satria Bunaga dilansir dari Antara, Selasa (22/11/2022).

Baca Juga

BMKG juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada, karena bencana alam gempa tidak tahu kapan akan terjadi.

"Warga tetap waspada, gempa kita tidak tahu kapan terjadi," katanya.

 

Sebelumnya, Gempa bumi dengan magnitudo (M) 5,6 berpusat di darat 10 km barat daya Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat. Fenomena ini terjadi pada Senin (21/11/2022), pukul 13.21 WIB.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan kekuatan gempa yang diukur dengan skala MMI atau modified Mercalli intensity, wilayah Cianjur V-VI MMI, Garut dan Sukabumi IV, V MMI, Cimahi, Lembang, Kota Bandung Cikalong Wetan, Rangkasbitung, Bogor dan Bayah III MMI, Rancaekek, Tangerang Selatan, DKI Jakarta dan Depok II, III MMI.

Berdasarkan kajian inaRISK, sebanyak 32 kecamatan di Kabupaten Cianjur memiliki potensi bahaya gempa bumi dengan kategori sedang hingga tinggi.

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement