Sabtu 19 Nov 2022 12:26 WIB

Wali Kota Habib Hadi Harap Muktamar Muhammadiyah Majukan Bangsa

Walkot Probolinggo mengapresiasi kafilah PDM menunjukkan kebersamaan sambut muktamar.

Rep: Antara/ Red: Erik Purnama Putra
Wali Kota Probolinggo, Habib Hadi Zainal Abidin melepas kafilah Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Probolinggo pada Jumat (18/11/2022) malam WIB, menuju Muktamar ke-48 Kota Surakarta.
Foto: Dok Pemkab Probolinggo
Wali Kota Probolinggo, Habib Hadi Zainal Abidin melepas kafilah Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Probolinggo pada Jumat (18/11/2022) malam WIB, menuju Muktamar ke-48 Kota Surakarta.

REPUBLIKA.CO.ID, PROBOLINGGO -- Wali Kota Probolinggo, Habib Hadi Zainal Abidin berharap Muktamar ke-48 Muhammadiyah dan Aisyiyah di Kota Surakarta, Jawa Tengah, Sabtu (19/11/2022), dapat menghasilkan ide dan gagasan untuk kemajuan bangsa Indonesia. Muktamar Muhammadiyah dibuka secara resmi oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Saya berharap di Muktamar (Muhammadiyah) muncul banyak gagasan dan saran bagi kemajuan bangsa Indonesia karena tantangan bangsa ini begitu berat dan penuh dengan dinamika yang luar biasa," kata Hadi dalam keterangan yang diterima di Kota Probolinggo, Jawa Timur, Sabtu.

Pada Jumat (18/11/2022) malam WIB, Hadi memberangkatkan sebanyak 495 peserta Muktamar Muhammadiyah asal Kota Probolinggo menuju ke Kota Surakarta. "Saya mengapresiasi semangat kafilah PDM (Pimpinan Daerah Muhammadiyah) Kota Probolinggo yang menunjukkan komitmen dan kebersamaan dalam mewujudkan kedamaian untuk bangsa Indonesia," jelasnya.

Menurut Hadi, Muhammadiyah merupakan fondasi kekuatan bangsa. Sehingga, ia berharap, tidak terpecah untuk melangkah lebih baik lagi menjaga kesatuan dan persatuan bangsa Indonesia. "PD Muhammadiyah selama ini sudah bersinergi dengan bagus, berkolaborasi bersama satu sama lainnya, saling mengingatkan dan menguatkan, khususnya untuk Kota Probolinggo tercinta ini," kata Hadi.

 

Dia juga mengajak para kafilah untuk mendukung dan menyukseskan Muktamar ke-48 Muhammadiyah dan Aisyiyah dengan saling mendoakan untuk kemaslahatan dan kebaikan semua. "Kewajiban sebagai manusia untuk melakukan yang terbaik. Mudah-mudahan apa yang menjadi niatan dan tujuan yang terlahir dari Muktamar ke-48 ini menjadikan bangsa dan negara lebih baik lagi ke depannya," ujar Hadi.

Muktamar yang berlangsung pada Jumat (18/11/2022) hingga Ahad (20/11/2022) bertema 'Memajukan Indonesia Mencerahkan Semesta' itu merupakan forum tertinggi dalam pengambilan keputusan setiap lima tahun sekali. Forum itu digelar untuk memilih anggota Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah periode 2022-2027 dan Ketua Umum PP Muhammadiyah periode 2022-2027.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement