Jumat 11 Nov 2022 22:19 WIB

 Selama KTT G20 Bali Bandara Ahmad Yani Beroperasi 24 Jam

Operasional bandara Ahmad Yani diberlakukan 24 jam selama KTT G20.

Rep: Bowo Pribadi/ Red: Muhammad Hafil
Petugas Imigrasi mengatur jalur antrean di konter khusus untuk delegasi pertemuan KTT G20 di Terminal Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali, Senin (24/10/2022). Pemerintah Indonesia memberikan fasilitas bebas visa kunjungan kepada semua delegasi KTT G20 dan para jurnalis asing yang meliput kegiatan itu di Bali pada 15-16 November 2022.
Foto: ANTARA/Fikri Yusuf
Petugas Imigrasi mengatur jalur antrean di konter khusus untuk delegasi pertemuan KTT G20 di Terminal Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali, Senin (24/10/2022). Pemerintah Indonesia memberikan fasilitas bebas visa kunjungan kepada semua delegasi KTT G20 dan para jurnalis asing yang meliput kegiatan itu di Bali pada 15-16 November 2022.

REPUBLIKA.CO.ID,SEMARANG—Selama penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Presidensi G20 Indonesia tahun 2022 di Bali, Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang bakal beroperasi 24 jam.

Berbagai fasilitas dan persiapan juga telah dilakukan oleh PT Angkaa Pura I Cabang Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarangguna mendukung kelncaran acara KTT yang akan berlangsung pada 15 – 16 November 2022 nanti.

Baca Juga

General Manager Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani, Hardi Ariyanto mengatakan, Kantor Cabang PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang telah ditunjuk sebagai salah satu bandara pendukung kegiatan KTT Presidensi G20 Indonesia 2022 Bali.

Terkait hal ini, berbagai persiapan telah dilaksanakan di bandara yang ada di ibu kota Provinsi Jawa Tengah, Kota Semarang ini. Seperti menyiapkan Posko Terpadu Monitoring KTT G20 berikut fasilitas pendukungnya.

Fasilitas pendukung yang dimaksud antara lain adalah penyiapan parking stand dengan kapasitas dua pesawat narrow body (pesawat berbadan sempit) di lingkungan Bandara Internasional Jeneral Ahmad Yani.

“Selain itu juga mengoptimalkan jam operasional bandara menjadi 24 jam, setiap harinya selama penyelenggaraan KTT G20,” jelasnya dalam keterangan pers di Semarang, Jawa Tengah, Jumat (11/11/2022).

Hardi juga menyampaikan, untuk Posko Terpadu Monitoring KTT G20 telah resmi dibuka oleh Direktur Utama (Dirut) PT Angkasa Pura I, Faik Fahmi melalui apel pembukaan yang dilaksanakan di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, pada Kamis (10/11/2022) pagi kemarin.

Apel kesiapan yang dilaksanakan Secara virtual tersebut juga diikuti oleh perwakilan delapan bandara pendukung yang pengelolaannya berada di bawah PT Angkasa Pura I.

Dirut PT Angkas Pura I dalam kesempatan itu menyampaikan, kesiapan infratruktur bandara menjadi hal utama dalam memberikan pelayanan prima dan memastikan kelancaran operasional terhadap penanganan penerbangan dan delegasi KTT G20.

Terkait hal itu, Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Sebagai alah satu bandara pendukung berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh dalam rangka menyukseskan kegiatan KTT Presidensi G20 Indonesia tahun 2022 di Bali.

“Kami telah memastikan tersedianya parking stand di bandara dan kami juga telah melakukan optimalisasi jam operasional di Bandara menjadi 24 jam sesuai dengan instruksi pimpinan,” tegas Hardi.

Seperti diketahui, selain Bandara I Gusti Ngurah Rai dan Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang, PT Angkasa Pura I juga melibatkan bandara lain yang berpartisipasi sebagai bandara pendukung pada kegiatan KTT Presidensi G20 di Indonesia.

Masing- masing Bandara Internasional Syamsudin Noor, Banjarmasin; Bandara Internasiona Adi Soemarmo, Solo; Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid, Lombok; Bandara Juanda, Surabaya; Bandara Internasional Yogyakarta, Kulon Progo dan Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan,  Balikpapan.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement