Kamis 27 Oct 2022 10:22 WIB

Kementerian PUPR Mulai Uji Coba Tol Pekanbaru-Bangkinang

Gubernur Riau minta pengendara tak ngebut di Tol Pekanbaru-Bangkinang.

Rep: Antara/ Red: Erik Purnama Putra
Penampakan Tol Pekanbaru-Bangkinang sepanjang 31 kilometer.
Foto: Dok BPTJ
Penampakan Tol Pekanbaru-Bangkinang sepanjang 31 kilometer.

REPUBLIKA.CO.ID, PEKANBARU -- Gubernur Riau Syamsuar meminta para pengendara menaati peraturan lalu lintas dan tidak kebut-kebutan saat melintas di Tol Pekanbaru-Bangkinang. Tol tersebut sudah dibuka untuk uji coba. "Tetap patuhi aturan dan rambu-rambu lalu lintas, jangan ngebut di jalan tol, karena jalan tol ini sangat rawan kecelakaan lalu lintas," kata Syamsuar di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, Kamis (27/10/2022).

Dia meminta, para pengendara untuk menjaga kecepatan kendaraan pada batas yang sudah ditetapkan, yakni 80 kilometer (km) per jam di jalan tol sepanjang 31 kilometer tersebt. Menurut Syamsuar, jalan tol rawan terjadi kecelakaan lalu lintas karena kondisi jalan yang mulus terkadang membuat pengendara terlena dan tidak sadar kendaraan sudah melaju dengan kencang.

Sehingga jika sudah seperti itu maka pengendara susah mengendalikan kendaraan jika terjadi sesuatu. Selain itu, pengendara juga diingatkan agar tidak mengantuk saat melintas di jalan tol sebab hal tersebut bisa membahayakan pengendara. "Mudah-mudahan sadar itu sehingga di Tol Pekanbaru-Bangkinang ini tidak terjadi kecelakaan," kata Syamsuar.

Pembukaan jalan Tol Pekanbaru-Bangkinang masih bersifat uji coba. Sehingga pengendara yang melintasi tidak dipungut bayaran. "Iya, meski gratis selama masa uji coba, tapi tetap menggunakan kartu e-tol," ujar Syamsuar. Dia memperkirakan, nantinya tarif Tol Pekanbaru-Bangkinang sekitar Rp35 ribu sekali jalan.

Syamsuar mengaku belum bisa memastikan berapa lama masa uji coba tersebut sebab kewenangannya ada di pemerintah pusat. "Batas waktu uji cobananti ditetapkan oleh Kementerian (PUPR), dan ini adalah bagian dari operasional tol ini, sehingga tol ini bisa segera dimanfaatkan, sambil menunggu peresmian oleh Pak Presiden," katanya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement