Sabtu 08 Oct 2022 08:20 WIB

Dongkrak Pariwisata Bahari, Festival Kapal Pesiar Digelar di Bali

Festivalkapal pesiar menjadi side event B20.

Rep: Rahayu Subekti/ Red: Nidia Zuraya
Kapal pesiar berbendera Norwegia Viking Sun melakukan lego jangkar di perairan Benoa, Bali, Sabtu (7/3/2020). ilustrasi
Foto: Antara
Kapal pesiar berbendera Norwegia Viking Sun melakukan lego jangkar di perairan Benoa, Bali, Sabtu (7/3/2020). ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Setelah pandemi Covid-19, saat ini pariwista bahari mulai dibangkitkan kembali. Untuk mendongkrak pariwisata bahari, festival kapal pesiar kali ini digelar di Bali. DPP Indonesian National Shipwoners' Association (INSA) menggelar INSA Yacht Festival (IYF) 2022 di Benoa Marina Bali sejak Jumat (7/10/2022) hingga hari ini, Sabtu (8/10/2022). 

“IYF 2022 merupakan kolaborasi antara DPP INSA dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, sekaligus menjadi side event B20 sebelum acara puncak B20 yang akan diselenggarakan pada November mendatang,” kata Ketua Umum INSA Carmelita Hartoto dalam pernyataan tertulisnya, Jumat (7/10/2022).

Baca Juga

Carmelita menuturkan, sektor pariwisata nasional merupakan salah satu sektor yang mengalami tekanan saat awal terjadi pandemi Covid-19. Meski kini sudah perlahan bangkit, dia menuturkan dukungan seluruh pihak sangat dibutuhkan untuk mempercepat pemulihan sektor pariwisata. 

Dia menjealaskan, IYF menjadi ajang mempromosikan industri pariwisata bahari dalam negeri ke kancah dunia. “IYF mengajak para wisatawan asing maupun domestik pencinta laut menikmati keindahan laut Indonesia seperti di Bali dari atas kapal wisata,” tutur Carmelita. 

Menurutnya, upaya tersebut sejalan dengan upaya pemerintah mensukseskan program Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) di Danau Toba, Mandalika, Labuan Bajo, dan Likupang. Selain itu juga dalam rangka mendukung program pemerintah melalui PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo menjadikan Pelabuhan Benoa sebagai Bali Maritime Tourism Hub yang akan dilengkapi dengan fasilitas Terminal Cruise, Yacht Club, perkantoran, dan area retail serta art market.

Carmelita menambahkan, IYF juga dapat dimanfaatkan juga sebagai momen berkumpulnya para stakeholders di sektor industri maritim dan pariwisata. “Khususnya untuk mempromosikan produk-produknya dan bersinergi dalam rangka pengembangan ekonomi maritim Indonesia,” tutur Carmelita. 

Dia mengharapkan IYF dalaf terus berkelanjutan yang tidak hanya mengajak wisatawan maupun pemilik kapal dalam negeri tapi juga internasional. Menurutnya, terdapat harapan besar agar laut menjadi life style keseharian masyarakat Indonesia. 

IYF juga menawarkan beberapa program paket bagi para pengunjung. Misalnya paket Adventure Cruise dengan kapal Aneecha pada jam 13.00-16.00 WITA. Melakui paket tersebut, para tamu bisa bisa melakukan snorkeling, sun-bathing, dan standup paddling saat kapal berlayar di sekitar laut lepas.

Selain itu ada paket Sunset Retro Yachting Festive Party yang akan berlayar dengan kapal Aneecha dari pukul 17.30 WITA hingga 20.30 WITA. Tamu dapat menikmati Retro Disco party di atas laut Bali yang indah.

Yang tidak kalah menarik, IYF akan menawarkan Paket Pirates Sundown Party. Lewat paket tersebut para tamu bisa menikmati beberapa suguhan entertainment di atas megahnya kapal phinisi Sea Safari 9 di laut Tanjung Benoa.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement