Kamis 22 Sep 2022 16:13 WIB

Dinkes Cirebon Sebut Kasus Covid-19 dalam Lima Bulan Terkendali

Setelah gelombang Omicron, kasus Covid-19 di Kabupaten Cirebon terkendali

Rep: Antara/ Red: Christiyaningsih
Setelah gelombang Omicron, kasus Covid-19 di Kabupaten Cirebon terkendali. Ilustrasi.
Foto: ANTARA/Dedhez Anggara
Setelah gelombang Omicron, kasus Covid-19 di Kabupaten Cirebon terkendali. Ilustrasi.

REPUBLIKA.CO.ID, CIREBON - Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, Jawa Barat mendata kasus Covid-19 di daerah itu dalam waktu lima bulan terakhir terkendali. Bahkan kasus aktif tidak lebih dari 60.

"Setelah gelombang Omicron, kasus Covid-19 di Kabupaten Cirebon terkendali," kata Sub Koordinator Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon Dendi Hamdi di Cirebon, Kamis (22/9/2022).

Baca Juga

Dendi mengatakan sejak April 2022, kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Cirebon berada di angka 60 kasus. Kemudian terus mengalami penurunan dan bahkan pada Mei sampai Juli 2022 sempat dua tiga kasus saja.

Selanjutnya kasus aktif mengalami peningkatan tapi masih dalam kondisi terkendali karena ruang isolasi yang berada di rumah sakit hanya terisi kurang dari 10 orang. "Pada Mei sampai Juli, kasus di Kabupaten Cirebon juga sangat rendah, per bulannya kurang dari 10 orang," tuturnya.

Dendi menambahkan pada tahun 2022 dari Januari hingga September, kasus Covid-19 di Kabupaten Cirebon tercatat 6.100 kasus. Rinciannya 5.987 orang dinyatakan sembuh, 74 orang meninggal dunia, dan 39 orang masih menjalani isolasi.

Ia menjelaskan dari 6.100 kasus tersebut terbanyak terjadi pada saat terjadi saat kasus Covid-19 varian omicron menyebar pada Februari 2022. "Saat ini yang masih isolasi ada 39 orang, dari jumlah tersebut hanya sembilan yang menjalani perawatan di rumah sakit," katanya.

Dendi mengimbau kepada masyarakat agar secepatnya mengikuti program vaksinasi, terutama vaksinasi penguat, agar daya tahan tubuh semakin kuat.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement