Rabu 03 Aug 2022 19:04 WIB

Wisata Sulawesi Utara Membaik, Kunjungan Wisatawan Mancanegara Naik 74,61 Persen

Jumlah wisman diharap terus bertambah seiring ada pelonggaran wisata.

Jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Sulawesi Utara (Sulut) melalui pintu masuk Bandara Sam Ratulangi pada Juni 2022 mengalami peningkatan sebesar 74,61 persen. (ilustrasi)
Foto: Antara
Jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Sulawesi Utara (Sulut) melalui pintu masuk Bandara Sam Ratulangi pada Juni 2022 mengalami peningkatan sebesar 74,61 persen. (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, MANADO -- Jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Sulawesi Utara (Sulut) melalui pintu masuk Bandara Sam Ratulangi pada Juni 2022 mengalami peningkatan 74,61 persen.

"Wisman yang datang ke Sulut pada Juni 2022 sebanyak 1.472 orang atau meningkat 74,61 persen dari data pada bulan Mei 2022 sebanyak 843 orang," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulut Asim Saputradi Manado, Selasa (2/8/2022).

Baca Juga

Namun, jika dibandingkan data pada bulan Juni 2021, kunjungan wisman ke provinsi ini menurun 39,55 persen. Ia menyebutkan, jumlah wisatawan mancanegara Sulut secara kumulatif bulan Januari sampai Juni 2022 mencapai 5.324 orang.

Angka ini, kata dia, menurun jika dibandingkan jumlah wisatawan mancanegara secara kumulatif sampai Juni 2021 sebanyak 10.108 orang. Wisman yang datang didominasi warga China sebanyak 1.079 orang atau 73,30 persen dari total turis yang datang ke Sulut. Disusul Singapura 85 orang (5,77 persen), Amerika 53 orang (3,60 persen), dan Jerman 44 orang (2,99 persen).

 

Kepala BPS Sulut berharap makin banyak wisman yang datang karena sudah ada pelonggaran turis yang masuk dan keluar provinsi ini hanya menunjukkan bukti vaksin booster. "Kami berharap, objek wisata di Sulut makin banyak sehingga memicu wisatawan datang ke Daerah Nyiur Melambai ini," katanya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement