Selasa 02 Aug 2022 17:35 WIB

Polda Bali Jaga Ketat Pintu Keluar-Masuk Bali Jelang G20

Penjagaan dilakukan dari bandara hingga pelabuhan.

Sejumlah anggota TNI dan Polri serta instansi terkait lainnya mengikuti Apel Gelar Pasukan Pengamanan KTT G20 di Lapangan Taman Blambangan Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat (29/7/2022). Apel gelar pasukan dalam rangka PAM Imbangan KTT G20 tahun 2022 di Bali itu melibatkan TNI, Polri, Pol PP, Basarnas, BPBD, dan Damkar.
Foto: ANTARA/Budi Candra Setya
Sejumlah anggota TNI dan Polri serta instansi terkait lainnya mengikuti Apel Gelar Pasukan Pengamanan KTT G20 di Lapangan Taman Blambangan Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat (29/7/2022). Apel gelar pasukan dalam rangka PAM Imbangan KTT G20 tahun 2022 di Bali itu melibatkan TNI, Polri, Pol PP, Basarnas, BPBD, dan Damkar.

REPUBLIKA.CO.ID, JEMBRANA  -- Jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Bali menjaga ketat seluruh pintu masuk dan keluar Pulau Dewata menjelang puncak pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi G20 pada November 2022. Penjagaan dilakukan dari bandara hingga pelabuhan.

"Seluruhnya kami jaga, mulai dari pelabuhan, bandara hingga pesisir," kata Kapolda Bali Inspektur Jenderal Polisi Putu Jayan Danu Putra, saat meresmikan beroperasinya Pos Sudirman Dewata di Kabupaten Jembrana, Bali, Selasa (2/8/2022).

Baca Juga

Didampingi Kapolres Jembrana Ajun Komisaris Besar Polisi I Dewa Gde Juliana, ia mengatakan pengamanan G20 melibatkan unsur menyeluruh dari aparat keamanan. Bahkan Polri mengerahkan 6.722 personel yang tergabung dalam Operasi Puri Agung 2022.

Aparat keamanan, kata ia, menetapkan zona dan ring khusus yang menjadi objek pendukung pelaksanaan G20, seperti bandara, jalan yang dilalui delegasi, penginapan delegasi serta lokasi-lokasi lain berkaitan dengan hal tersebut."Jadi, tidak hanya di lokasi konferensi saja pengamanan diperketat, tapi objek-objek yang berkaitan dengan itu, juga mendapatkan pengamanan, sampai delegasi meninggalkan Indonesia," katanya lagi.

 

Untuk Pelabuhan Gilimanuk di Kabupaten Jembrana yang merupakan salah satu pintu masuk dan keluar Bali, ia mengatakan, akan memperkuat pengamanan yang selama ini sudah dilakukan.

Ia mengungkapkan, pengamanan G20 ini sebenarnya sudah mulai dilakukan sejak Desember 2021, karena hampir setiap bulan ada kegiatan terkait konferensi tersebut."Tentu, puncaknya saat delegasi melakukan konferensi tanggal 15 hingga 16 November. Hingga saat ini situasi keamanan terkendali dan kondusif," katanya pula.

Agar suasana kondusif itu bisa terjaga, ia juga minta peran serta masyarakat untuk mengawasi dan menjaga keamanan lingkungan masing-masing, yang apabila menemukan atau melihat hal mencurigakan segera melapor ke polisi.

Pos Sudirman Dewata yang diresmikan merupakan pos polisi yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Negara, Kabupaten Jembrana, Bali yang dilengkapi dengan CCTV dan pusat kendali informasi."Pos ini bisa dimanfaatkan masyarakat apabila mengalami gangguan di perjalanan," kata Jayan Danu dalam peresmian yang dihadiri Bupati Jembrana I Nengah Tamba dan Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement