Ahad 31 Jul 2022 17:27 WIB

Indramayu Sumbang Produksi Perikanan Terbesar untuk Jabar

Indramayu menjadi penyumbang produksi perikanan terbesar untuk Jawa Barat.

Rep: Lilis Sri Handayani/ Red: Agung Sasongko
Pekerja membongkar ikan untuk dijual di pelabuhan ikan Karangsong, Indramayu, Jawa Barat, Selasa (5/7/2022). Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menargetkan angka konsumsi ikan sebesar 62,05 kilogram per kapita per tahun pada tahun 2024 melalui diversifikasi olahan perikanan.
Foto: ANTARA/Dedhez Anggara
Pekerja membongkar ikan untuk dijual di pelabuhan ikan Karangsong, Indramayu, Jawa Barat, Selasa (5/7/2022). Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menargetkan angka konsumsi ikan sebesar 62,05 kilogram per kapita per tahun pada tahun 2024 melalui diversifikasi olahan perikanan.

REPUBLIKA.CO.ID, INDRAMAYU – Kabupaten Indramayu menjadi penyumbang produksi perikanan terbesar untuk Jawa Barat. Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Jawa Barat pun memberikan apresiasi terhadap capaian tersebut.

Kepala Diskanla Kabupaten Indramayu, Edi Umaedi, menjelaskan, produksi perikanan tangkap dan budidaya tahun 2021 di Kabupaten Indramayu mencapai 526.793,03 ton dan Jawa Barat 1.513.594,02 ton.

Baca Juga

Sementara kontribusi produksi perikanan Kabupaten Indramayu ke nasional pada tahun 2021 mencapai 2,73 persen, dan kontribusi ke Provinsi Jawa Barat mencapai 34,80 persen.

Tak hanya produksi perikanan, Kabupaten Indramayu juga mencatatkan peningkatan produksi garam yang besar. Pada 2021, produksi garam di Kabupaten Indramayu mencapai 70.647,51 ton dan Jawa Barat 127.142,81 ton.

 

Dengan capaian produksi itu, kontribusi garam Kabupaten Indramayu ke nasional  pada 2021 mencapai 6,47 persen dan kontribusi ke Provinsi Jawa Barat mencapai 55,57 persen.

‘’Alhamdulillah, ini merupakan kebahagiaan atas prestasi para pelaku usaha perikanan seperti nelayan, pembudidaya ikan, petambak garam, pengolah dan pemasar hasil perikanan,’’ kata Edi, Ahad (31/7/2022).

Berdasarkan data dari Diskanla Kabupaten Indramayu, produksi perikanan tangkap dan budidaya pada tahun 2020 di Kabupaten Indramayu mencapai 484.366,10 ton. Sedangkan produksi garam rakyat tahun 2020 di Kabupaten Indramayu mencapai 37.071,89 ton.

Edi menyatakan, atas keberhasilan meningkatkan sektor perikanan dan garam di Kabupaten Indramayu dan kontribusinya untuk Jawa Barat, DKP Provinsi Jawa Barat memberikan apresiasi terhadap Bupati Indramayu, Nina Agustina dan Diskanla Kabupaten Indramayu.

Apresiasi itu tertuang dalam Surat DKP Provinsi Jawa Barat 5388/KPG.11.01/DKP Perihal Ucapan Terima kasih kepada Bupati Indramayu dan Diskanla Kabupaten Indramayu atas kontribusinya dalam pencapaian produksi perikanan dan garam terbesar di Jawa Barat Tahun 2022.

Dalam surat tersebut juga disampaikan harapan agar Diskanla Kabupaten Indramayu dapat melanjutkan program dan kegiatan dalam upaya peningkatan produksi perikanan dan garam.

‘’Ada piagam penghargaannya, untuk Bupati Indramayu dan Diskanla Kabupaten Indramayu,’’ terang Edi.

Edi mengungkapkan, Pemkab Indramayu terus bersinergi dan berkolaborasi dengan Pemprov Jawa Barat dan Pemerintah Pusat untuk berupaya memfasilitasi teknologi perikanan dan kelautan. Selain itu, fasilitasi pun diarahkan pada sarana dan prasarana perikanan dan kelautan, akses permodalan serta pemasaran.

Hal itu dimaksudkan agar produksi perikanan dan garam serta olahannya dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan secara berkelanjutan. Diharapkan, hal tersebut dapat meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha perikanan dan kelautan.

“Terima kasih, kami sampaikan pada Pemprov Jawa Barat atas penghargaan yang diberikan kepada kami di Indramayu, semoga menjadi motivasi untuk berkarya lebih baik,’’ tandas Edi.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement