Kamis 14 Jul 2022 20:47 WIB

Harga Daging Sapi di Dua Pasar Jakbar Tetap Rp 140 Ribu hingga Rp 150 Ribu per Kg

Pedagang kesulitan menjual daging dengan harga tersebut.

Rep: ANTARA/ Red: Fuji Pratiwi
Pedagang daging sapi melayani pembeli di pasar (ilustrasi). Harga daging sapi per kilogram di Pasar Slipi dan Tomang Barat, Jakarta Barat (Jakbar) tetap Rp 140 ribu-Rp 150 ribu per kilogram (kg).
Foto: ANTARA/Makna Zaezar
Pedagang daging sapi melayani pembeli di pasar (ilustrasi). Harga daging sapi per kilogram di Pasar Slipi dan Tomang Barat, Jakarta Barat (Jakbar) tetap Rp 140 ribu-Rp 150 ribu per kilogram (kg).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Harga daging sapi per kilogram di Pasar Slipi dan Tomang Barat, Jakarta Barat (Jakbar) tetap Rp 140 ribu-Rp 150 ribu per kilogram (kg).

"Belum turun nih dari Idul Adha, masih Rp 140.000 sampai Rp 150.000 per kilogram. Tidak ada yang berubah," kata salah satu pedagang daging sapi di Pasar Slipi, Jakarta Barat, Ade, saat dihubungi di Jakarta Barat, Kamis (14/7/2022).

Baca Juga

Kondisi itu cukup menyiksa Ade lantaran merasa kesulitan menjual daging dengan harga tersebut. Bahkan karena kondisi itu, Ade tidak berjualan daging sejak beberapa hari terakhir.

"Saya libur dulu akhirnya. Orang saya jual sehari cuma laku satu kilo," kata dia.

 

Ade pun tidak mengetahui penyebab utama naiknya harga daging. Namun yang pasti biasanya harga daging kembali turun beberapa hari setelah hari raya.

Tidak hanya Ade, pedagang daging sapi lainnya di Pasar Tomang Barat, Jay, juga merasakan hal yang sama. Sepinya pembeli membuat ia harus bertahan berdagang dengan pemasukan yang minim.

Dia menduga hal tersebut dikarenakan mayoritas warga masih memiliki stok daging daging kurban. "Orang jadi malas ke sini karena masih punya daging," kata dia.

Dia berharap situasi jual beli daging sapi di pasar bisa kembali seperti semula sehingga dirinya bisa mendapatkan penghasilan yang normal. "Semoga harga per kilogramnya turun dan situasi bisa normal kembali," ungkap Jay.

Keduanya menyebut, harga daging normal di pasar tersebut Rp 120 ribu per kg dan harga ini terjadi sebelum Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah. "Setelah Hari Raya Idul Fitri sampai Idul Adha, harga naik Rp 140 ribu-Rp 150 ribu per kg," kata Jay.

Keduanya membenarkan bahwa harga tinggi itu sudah diperoleh sejak daging sapi dipasok dari rumah potong hewan (RPH).

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement