Selasa 12 Jul 2022 00:10 WIB

Harga Minyak Goreng di Kudus Mulai Turun

Pedagang masih memantau penurunan harga minyak goreng.

Pedagang mengemas minyak curah di lapaknya di pasar (ilustrasi). Harga jual minyak goreng kemasan di pasar tradisional di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, saat ini mengalami penurunan dari sebelumnya dijual berkisar Rp 22.000 per liter, kini turun menjadi Rp 19.000 per liter.
Foto: Republika/Thoudy Badai
Pedagang mengemas minyak curah di lapaknya di pasar (ilustrasi). Harga jual minyak goreng kemasan di pasar tradisional di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, saat ini mengalami penurunan dari sebelumnya dijual berkisar Rp 22.000 per liter, kini turun menjadi Rp 19.000 per liter.

REPUBLIKA.CO.ID, KUDUS -- Harga jual minyak goreng kemasan di pasar tradisional di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, saat ini mengalami penurunan dari sebelumnya dijual berkisar Rp 22.000 per liter, kini turun menjadi Rp 19.000 per liter.

"Harga jual minyak goreng kemasan turun sejak pekan kemarin. Namun belum berani kulakan lagi karena masih memiliki stok lama dengan harga jual Rpb45.000 per 2 liter," kata Tutik Asiani, salah seorang pedagang di Pasar Bitingan Kudus, Senin (11/7/2022).

Baca Juga

Ia mengakui ditawari pemasok minyak goreng kemasan dengan merek tertentu per liternya bisa dijual sebesar Rp 19.000, ada pula yang menawarkan harga lebih murah lagi sekitar Rpb17.000 per liter untuk harga kulakan.

Ketika stok minyak goreng kemasan kulakan lama sudah terjual semua, dia mengakui, baru berani kulakan.b"Saya juga ingin memantau perkembangan harganya, apakah ada potensi turun lagi atau tidak karena saat ini beda merek beda harga jualnya," ujarnya.

Aslihah, pedagang lain di Pasar Bitingan mengakui sudah membeli minyak goreng kemasan dengan harga baru, ketika dijual kembali berkisar Rp18.500 per liternya. Hanya saja, imbuh dia, penjualannya saat ini tidak laris seperti sebelumnya bisa habis dalam waktu cepat. Karena satu karton minyak goreng isi 12 liter saja membutuhkan waktu hingga empat hari baru bisa habis.

"Peminat paling banyak justru minyak goreng curah karena harganya lebih murah, Rp15.000 per kilogramnya. Maklum pelanggan saya mayoritas pemilik warung makan," ujar dia.

 

sumber : ANTARA
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement