Selasa 31 May 2022 11:45 WIB

80 Tempat Isolasi di Babel tanpa Pasien Covid-19

Pemda setempat terus menggencarkan vaksinasi agar tetap nihil Covid-19.

Sebanyak 80 lokasi isolasi terpusat (isoter) di Babel tanpa pasien Covid-19 (ilustrasi)
Foto: ANTARA/Ardiansyah
Sebanyak 80 lokasi isolasi terpusat (isoter) di Babel tanpa pasien Covid-19 (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, PANGKAL PINANG -- Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyatakan sebanyak 80 lokasi isolasi terpusat (isoter) di Babel tanpa pasien Covid-19. Hal ini terjadi seiring semakin melandainya kasus orang terpapar virus corona.

"Hari ini pasien Covid-19 tersisa satu orang dan dirawat di rumah sakit rujukan," kata Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Babel Mikron Antariksa di Pangkal Pinang, Selasa (31/5/2022).

Baca Juga

Dia menjelaskan, sebanyak 80 lokasi isoter dengan kapasitas 943 tempat tidur pasien Covid-19 tersebar di Belitung 38 unit, Belitung Timur 24, Bangka Barat sembilan, Bangka lima, Bangka Tengah dua, serta Pangkal Pinang dan Bangka Selatan masing-masing satu isoter. "Saat ini tingkat keterisian tempat tidur di isoter 0,00 persen, namun demikian kami tetap mensiagakan isoter ini untuk mengantisipasi peningkatan kasus Covid-19" ujarnya.

Dia mengatakan, berdasarkan data kasus Covid-19 harian, pasien terpapar virus corona, sembuh, dan meninggal akibat Covid-19 ini nihil sehingga jumlah pasien aktif tersisa satu orang di Kabupaten Bangka Barat. "Dalam sepekan terakhir ini enam kabupaten/kota yaitu Kota Pangkal Pinang, Bangka, Bangka Tengah, Bangka Selatan, Belitung dan Belitung tanpa pasien Covid-19 sehingga sudah dapat dikatakan zona hijau Covid-19," katanya.

Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Belitung Timur Ikhwan Fahrozi mengatakan, pemerintah daerah terus menggencarkan vaksinasi untuk mempertahankan Belitung Timur nol kasus Covid-19. "Kegiatan vaksinasi sudah dilakukan secara masif hingga menyentuh masyarakat di pelosok desa, guna meningkatkan kekebalan tubuh masyarakat dari virus corona ini," ujarnya.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement