Senin 30 May 2022 21:59 WIB

Pasien Positif Covid-19 di Kaltim Tersisa 11 Orang

Pasien positif Covid-19 tersebut tersebar di tujuh wilayah.

Pasien positif Covid-19 di Kalimantan Timur tersisa 11 orang. (ilustrasi)
Foto: REPUBLIKA/ABDAN SYAKURA
Pasien positif Covid-19 di Kalimantan Timur tersisa 11 orang. (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, SAMARINDA -- Perkembangan kasus Covid-19 di Provinsi Kalimantan Timur terus menunjukkan grafik penurunan kasus. Berdasarkan update kasus harian Satgas Covid-19 setempat pada 30 Mei 2022, jumlah pasien terkonfirmasi positif hanya tersisa 11 orang.

Juru bicara Satgas Covid-19 Provinsi Kaltim Andi Muhammad Ishak mengatakan pasien positif tersebut tersebar di tujuh wilayah yakni Balikpapan tiga orang, Kutai Timur tiga orang, Berau satu orang, Kutai Kartanegara satu orang, Paser satu orang, Penajam Paser Utara satu orang, dan Samarinda satu orang. "Tujuh wilayah itu dalam status zona kuning Covid-19 dan kami berharap segera menyusul ke zero kasus," kata Andi, Senin (30/5/2022).

Baca Juga

Andi mengatakan ada tiga wilayah yang telah melepaskan diri dari kasus Covid-19 atau berada di zona hijau di antaranya Mahakam Ulu, Kutai Barat, dan Bontang. "Mahakam Ulu sudah jauh hari berada di zona hijau dan sementara untuk Kutai Barat dan Bontang baru menyusul kemudian berada di zona aman virus corona," kata Andi.

Andi menyampaikan pada update kasus harian Senin 30 Mei 2022 tidak ditemukan adanya tambahan kasus baru baik terkonfirmasi positif, sembuh maupun meninggal dunia. "Kami berharap trentidak adanya tambahan kasus baru, khususnya penambahan kasus positif bisa dipertahankan, sehingga Kaltim segera terbebas dari pandemi," ujarnya.

Menurut Andi, keberhasilan meredam penyebaran virus corona di Kaltim ini tidak lepas dari program vaksinasi dan ketaatan masyarakat saat penerapan protokol kesehatan di lingkungan masing-masing. "Saat ini pemerintah telah mengendurkan aturan prokes, namun kami berharap masyarakat tetap waspada akan potensi penularan virus, minimal tetap jaga kesehatan dan kebersihan," kata Andi.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement