Senin 30 May 2022 14:44 WIB

Atap Sirkuit Formula E Ambruk, Wagub: Nggak Usah Khawatir

Wagub menilai bagian atap yang ambruk dipicu angin kencang dan sudah diperbaiki.

Rep: Zainur Mahsir Ramadhan/ Red: Teguh Firmansyah
Pekerja membongkar atap tribun penonton sirkuit Formula E yang roboh untuk diperbaiki di Ancol, Jakarta, Ahad (29/5/2022). Atap tribun penonton sirkuit Formula E yang roboh pada Jumat (27/5) malam akibat diterjang angin kencang itu mulai diperbaiki.
Foto: ANTARA/Hafidz Mubarak A
Pekerja membongkar atap tribun penonton sirkuit Formula E yang roboh untuk diperbaiki di Ancol, Jakarta, Ahad (29/5/2022). Atap tribun penonton sirkuit Formula E yang roboh pada Jumat (27/5) malam akibat diterjang angin kencang itu mulai diperbaiki.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, mengatakan, atap tribun sirkuit Formula E di Ancol, Jakarta Utara, telah diperbaiki. Dia menyebut, hal itu tidak akan berpengaruh pada saat balapan mobil listrik itu dilakukan pada Sabtu (4/6) nanti.

“Terkait atap tribun kemarin kan memang ada hujan, ada angin kencang, itu sudah diperbaiki, jadi tidak ada masalah,” kata Riza kepada awak media di Balai Kota DKI, Senin (30/5).

Baca Juga

Menurutnya, hal itu telah ditangani sesuai kewajiban dari pihak kontraktor. Oleh sebab itu, dia meminta semua pihak tak perlu khawatir dengan penyelenggaraan yang terhambat karena ambruknya atap tribun atau grand stand tersebut.

"Nggak usah khawatir, Insya Allah (aman)” katanya.

 

Principal Safety Consultant Formula E Operation (FEO) Richard Bates mengatakan, pihaknya merencanakan mengebut perbaikan atap tribun penonton yang ambruk. Ia mengatakan, atap tribun sirkuit FE di Ancol yang sempat ambruk kemarin, akan selesai diperbaiki pada Kamis (2/6) tepatnya H-2 sebelum balapan Jakarta E-Prix dimulai.

“Rencana perbaikan atap sangat simpel. Dalam dua hari kita akan memindahkan terlebih dulu material atap yang rusak,” kata Richard saat konferensi pers di Jakarta Pusat, kemarin petang.

Dia menyebut, tenggat penyelesaian pada Kamis nanti, merupakan target maksimal. Utamanya, saat dijelaskan secara teknis bahwa pembangunan kembali dilakukan dalam tiga hari ke depan.

Berdasarkan pemaparannya, FEO akan bekerja sama dengan PT Jakarta Propertindo (Jakpro) dalam membangun kembali lokasi yang dimaksud. Bahkan, dia memastikan jika pembangunan kembali itu akan kembali sesuai dengan standar internasional FEO.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement