Selasa 17 May 2022 17:04 WIB

DLHK Depok Evakuasi Pohon Tumbang Akibat Angin Kencang

Dinas LHK Depok mengevakuasi pohon tumbang akibat angi kencang.

Rep: Rusdy Nurdiansyah/ Red: Bilal Ramadhan
Warga melihat rumah yang tertimpa pohon akibat angin kencang di Depok, Jawa Barat. Dinas LHK Depok mengevakuasi pohon tumbang akibat angi kencang.
Foto: ANTARA/Asprilla Dwi Adha
Warga melihat rumah yang tertimpa pohon akibat angin kencang di Depok, Jawa Barat. Dinas LHK Depok mengevakuasi pohon tumbang akibat angi kencang.

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK -- Sebanyak 15 orang dari Satgas Pohon Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok diterjunkan untuk mengevakuasi pohon tumbang di beberapa titik. Banyak pohon tumbang akibat hujan deras yang disertai angin kencang pada Ahad (15/5/2022).

"Banyak pohon tumbang akibat hujan disertai angin kencang. Kami terjunkan 15 orang personel Satgas Pohon yang dibagi dalam tiga tim, untuk melakukan evakuasi pohon tumbang di tujuh titik lokasi," ujar Kepala Bidang Tata Lingkungan dan Konservasi DLHK Kota Depok, Indra Kusuma di Kantor DLHK Kota Depok, Selasa (17/5/2022).

Baca Juga

Menurut Indra, tujuh lokasi tersebut yakni di Jalan Pramuka Kali Licin, Jalan Pramuka depan Kodim 0508/Depok, Jalan Pramuka Mampang Hills, Jalan Sawangan Ketapang, Jalan Sawangan Parung Bingung, Jalan Raya Karet Pengasinan dan Jalan Rawa Denok gang H. Kimah.

"Adapun, jenis pohon tumbang meliputi pohon angsana, pohon rambutan, pohon mangga dan pohon jati. Pohon ini tidak masuk dalam daftar pohon rawan tumbang. Jadi, kejadian ini murni faktor alam," terangnya.

 

Ia menjelaskan, dalam melakukan penanganan pohon tumbang, pihaknya dibantu dengan Satgas Taman yang juga turun ke lokasi. Adapun armada yang dikerahkan yaitu mobil dump truck dan hydraulic.

"Sejauh ini tidak ada korban jiwa. Namun menurut laporan, terdapat kerugian berupa kerusakan kabel, kerusakan asbes warga yang disebabkan pohon tumbang milik pribadi serta kerusakan sejumlah kendaraan. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak berteduh di bawah pohon rindang, saat hujan dan selalu waspada," jelas Indra.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement