Ahad 08 May 2022 00:30 WIB

Sampah di Kawasan Ancol Selama Libur Lebaran Mencapai 90 Meter Kubik per Hari

Ratusan petugas bersih-bersih Ancol setiap hari.

Pengunjung memadati kawasan Pantai Ancol di Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta, Sabtu (7/5/2022). Kawasan wisata Taman Impian Jaya Ancol pada libur H+5 Lebaran 2022 masih dipadati pengunjung.
Foto: Prayogi/Republika.
Pengunjung memadati kawasan Pantai Ancol di Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta, Sabtu (7/5/2022). Kawasan wisata Taman Impian Jaya Ancol pada libur H+5 Lebaran 2022 masih dipadati pengunjung.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ratusan petugas Taman Impian Jaya Ancol melakukan aksi 'bersih-bersih' setiap harinya di kawasan wisata Pademangan, Jakarta Utara tersebut.Komunikasi Korporat Taman Impian Jaya Ancol Ariyadi Eko Nugroho mengatakan sampah yang terkumpul dari keseluruhan area wisata tersebut mencapai 90 meter kubik per hari.

"Tenaga kebersihan itu total 120 orang. Kalau data sampah itu dalam pekan libur Lebaran ini ada di sekitar 90 m3 per hari," kata Eko saat dikonfirmasi, di Jakarta, Sabtu (7/5/2022).

Baca Juga

Ia menambahkan, sebelum pekan Lebaran ini, sampah yang diperoleh lebih sedikit karena aktivitas di area wisata juga tidak sepadat ketika adanya puncak masa liburan.Eko mengatakan pihaknya juga mengimbau agar wisatawan dapat memilah sendiri sampah-sampahnya sebelum dibuang ke tempat sampah.Hal itu untuk memudahkan pengelolaan sampah oleh petugas dan menjaga lingkungan wisata tersebut tetap bersih dan sehat.

Berdasarkan klasifikasinya, ada dua jenis sampah yakni sampah organik (daun, ranting dan dahan) dan sampah anorganik (plastik)."Tong sampah sudah kami sebar di seluruh area dengan pemisahan antara sampah organik dan anorganik. Kami berharap wisatawan juga mau bersama-sama memilah sampahnya sebelum dibuang," kata Eko.

Selain itu, Eko juga mengimbau pengunjung agar tidak membuang sampah sembarangan karena dapat mencemari lingkungan dan berdampak kepada biota laut."Kami imbau wisatawan juga taat dan sadar agar jangan membuang sampah sembarangan,'' kata dia.

Berdasarkan informasi pada situs resmi Ancol, disebutkan bahwa untuk membuat kawasan pantai Ancol menjadi bersih dan nyaman, Ancol mengalokasikan biaya sekitar Rp 40 miliar per tahun.Sementara volume sampah yang dihasilkan dari kawasan taman dan pantai berjumlah 45.713 meter kubik (m3) atau rata-rata 3.809 m3 per bulan.

Manajemen Ancol berharap dapat terus menjadikan kawasan wisata terpadu yang terawat, bersih serta peduli terhadap kualitas lingkungan yang lebih baik. di Kawasan Ancol Selama Libur Lebaran Mencapai 90 Meter Kubik per Hari

 

Ratusan Petugas Bersih-bersih Ancol Setiap Hari

 

JAKARTA -- Ratusan petugas Taman Impian Jaya Ancol melakukan aksi 'bersih-bersih' setiap harinya di kawasan wisata Pademangan, Jakarta Utara tersebut.Komunikasi Korporat Taman Impian Jaya Ancol Ariyadi Eko Nugroho mengatakan sampah yang terkumpul dari keseluruhan area wisata tersebut mencapai 90 meter kubik per hari.

"Tenaga kebersihan itu total 120 orang. Kalau data sampah itu dalam pekan libur Lebaran ini ada di sekitar 90 m3 per hari," kata Eko saat dikonfirmasi, di Jakarta, Sabtu (7/5/2022).

Ia menambahkan, sebelum pekan Lebaran ini, sampah yang diperoleh lebih sedikit karena aktivitas di area wisata juga tidak sepadat ketika adanya puncak masa liburan.Eko mengatakan pihaknya juga mengimbau agar wisatawan dapat memilah sendiri sampah-sampahnya sebelum dibuang ke tempat sampah.Hal itu untuk memudahkan pengelolaan sampah oleh petugas dan menjaga lingkungan wisata tersebut tetap bersih dan sehat.

Berdasarkan klasifikasinya, ada dua jenis sampah yakni sampah organik (daun, ranting dan dahan) dan sampah anorganik (plastik)."Tong sampah sudah kami sebar di seluruh area dengan pemisahan antara sampah organik dan anorganik. Kami berharap wisatawan juga mau bersama-sama memilah sampahnya sebelum dibuang," kata Eko.

Selain itu, Eko juga mengimbau pengunjung agar tidak membuang sampah sembarangan karena dapat mencemari lingkungan dan berdampak kepada biota laut."Kami imbau wisatawan juga taat dan sadar agar jangan membuang sampah sembarangan,'' kata dia.

Berdasarkan informasi pada situs resmi Ancol, disebutkan bahwa untuk membuat kawasan pantai Ancol menjadi bersih dan nyaman, Ancol mengalokasikan biaya sekitar Rp 40 miliar per tahun.Sementara volume sampah yang dihasilkan dari kawasan taman dan pantai berjumlah 45.713 meter kubik (m3) atau rata-rata 3.809 m3 per bulan.

Manajemen Ancol berharap dapat terus menjadikan kawasan wisata terpadu yang terawat, bersih serta peduli terhadap kualitas lingkungan yang lebih baik.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement