Senin 02 May 2022 14:52 WIB

Wawali Makassar Minta 1.000 Lorong Wisata Disiapkan Setelah Lebaran

Wakil Walkot Makassar meminta 1.000 lorong wisata disiapkan setelah lebaran.

Pengendara melintas di salah satu lorong wisata di Makassar, Sulawesi Selatan. Wakil Walkot Makassar meminta 1.000 lorong wisata disiapkan setelah lebaran.
Foto: ANTARA/Arnas Padda
Pengendara melintas di salah satu lorong wisata di Makassar, Sulawesi Selatan. Wakil Walkot Makassar meminta 1.000 lorong wisata disiapkan setelah lebaran.

REPUBLIKA.CO.ID, MAKASSAR -- Wakil Wali Kota Makassar Fatmawati Rusdi meminta seluruh SKPD pendamping yang bertanggung jawab pada wilayah masing masing untuk persiapan 1.000 lorong wisata dipersiapkan setelah Lebaran.

"Jadi masalah dasar untuk lorong wisata baik itu lampu lorong, drainase, paving blok, tadi hadir kadis perhubungan dan PU, itu sudah menjawab secara teknis, artinya jelas pelaksanaan sudah siap dan aksinya usai lebaran," ujar Fatmawati.

Fatmawati menyatakan, hasil laporan dan pemantauannya hanya ada beberapa kecamatan yang siap untuk melaksanakan salah satunya Kecamatan Panakkukang.

Menurut dia, lorong wisata yang dipersiapkan Kecamatan Panakkukang akan diluncurkan pada H+3 lebaran, walau ia mengakui jika hari demikian masih hari libur lebaran.

"Walaupun itu masih libur, tapi mereka sudah siap karena DPA dan anggarannya mereka sudah siapkan sedemikian rupa," katanya.

Dia juga meminta Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) untuk bertanggung jawab terhadap 50 lorong dengan program "Jagai Anakta", serta Pojok ASI.

"Pokoknya yang berhubungan dengan pemberdayaan perempuan dengan melihat potensi apa yang perlu dikembangkan serta apa permasalahan lorong dan apa yang harus dilakukannya," tutur Fatma.

Fatma juga meminta setiap Kecamatan tiap minggu koordinasi dengan lurahnya untuk identifikasi lorong kemudian menclaster seperti apa supaya lorong jadi ikon.

"Sebelumnya kan sukses buat lorong garden, badan usaha lorong tentunya lorong wisata ini harus lebih baik kedepannya," ujar dia.

Fatmawati berharap dengan adanya lorong wisata akan mampu melahirkan Start Up di lorong lorong. "Pokonya RPJMD realisasi 5 ribu lorong wisata jadi tiap tahunnya, ada seribu di dan ini hadir untuk membangkitkan ekonomi di tengah pandemi kita serta melahirkan start up lorong," ucapnya.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement