Rabu 13 Apr 2022 13:55 WIB

Warga Mengaku Sangat Terbantu dengan Operasi Pasar Minyak Murah

Di operasi pasar itu harga minyak goreng curah hanya Rp 15.300 per kilogram

Rep: Bayu Adji P/ Red: Andi Nur Aminah
Warga menjinjing jeriken berisi minyak goreng curah yang dia dapat dalam kegiatan operasi pasar minyak goreng murah (ilustrasi)
Foto: Antara/Destyan Sujarwoko
Warga menjinjing jeriken berisi minyak goreng curah yang dia dapat dalam kegiatan operasi pasar minyak goreng murah (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, TASIKMALAYA --Operasi pasar minyak murah yang digelar di depan Toko Barokah, Pasar Cikurubuk, Kota Tasikmalaya, Rabu (13/4/2022) sangat meringankan warga. Salah seorang masyarakat yang mengikuti operasi pasar murah itu, Gungun (30 tahun), mengaku sangat terbantu dengan kegiatan itu. Dengan adanya operasi pasar murah, ia dapat membeli minyak dengan harga yang lebih murah.

"Tahu di sini ada operasi, tadi lagi ke pasar ada ramai-ramai, saya datangi saja. Tahunya ada minyak goreng murah," kata lelaki yang datang ke pasar bersama istri dan anaknya itu.

Baca Juga

Gungun mengaku, biasanya membeli minyak goreng di Pasar Cikurubuk dengan harga Rp 19.500 per kilogram. Namun, di operasi pasar itu harga minyak goreng curah hanya Rp 15.300 per kilogram. "Sangat terbantu sekali," kata Gungun, yang merupakan pedagang kentang goreng itu.

Siang itu, Gungun membeli minyak goreng curah sebanyak lima kilogram. Diperkirakan, minyak goreng itu akan dapat digunakannya hingga tiga hari ke depan. Sebab, dalam satu hari kebutuhan minyak goreng untuk dagangannya mencapai dua kilogram.

Salah seorang warga lainnya, Wiwi (40), mengaku dapat informasi adanya operasi pasar murah dari tetangganya. Karena itu, ia langsung datang ke lokasi untuk mendapatkan minyak goreng dengan harga murah. "Saya beli tiga kilogram buat keperluan sehari-hari," kata ibu rumah tangga yang datang bersama teman-temannya itu.

Menurut dia, tiga kilogram minyak goreng curah setidaknya dapat memenuhi kebutuhan masak keluarganya hingga sepekan. Sebab, saat ini mulai memasuki hari-hari menjelang Lebaran. "Karena mau Lebaran kan, jadi keperluan banyak. Biasanya saya irit-irit," ujar dia.

Berdasarkan pantauan Republika.co.id, warga yang hendak membeli minyak goreng di tempat itu harus menunjukkan KTP-nya untuk didata. Setelah itu, mereka akan mendapatkan kupon yang diberikan sesuai antrean. Setelah itu, nomor dalam kupon itu akan dipanggil untuk mendapatkan minyak goreng dengan harga murah.

"Dalam operasi pasar murah ini, kami sediakan minyak goreng curah sebanyak empat ton dan kemasan 260 dus," kata Hendri Wijaya, penanggung jawab Toko Barokah, agen penjualan dari distributor minyak goreng PT Asih Tunggal (Asta).

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement