Senin 11 Apr 2022 17:22 WIB

BIN Kejar Capaian Vaksin Booster di Kalteng Antisiapsi Mudik Lebaran

Vaksinasi hingga dosis booster juga dijadikan persyaratan bagi warga yang ingin mudik

Rep: rizkian adiyudha/ Red: Hiru Muhammad
Seorang petugas Lapas anak Kupang menerima suntikan vaksin dosis ketiga atau pengguat saat pelaksanaan vaksinasi massal di Lapas Anak Kupang, NTT, Selasa (22/3/2022). BIN menggelar vaksinasi COVID-19 di Kota Kupang dengan menyasar 200 orang baik penerima dosis pertama hingga dosis pengguat dalam rangka meningkatkan Herd Immunity.
Foto: ANTARA/Kornelis Kaha
Seorang petugas Lapas anak Kupang menerima suntikan vaksin dosis ketiga atau pengguat saat pelaksanaan vaksinasi massal di Lapas Anak Kupang, NTT, Selasa (22/3/2022). BIN menggelar vaksinasi COVID-19 di Kota Kupang dengan menyasar 200 orang baik penerima dosis pertama hingga dosis pengguat dalam rangka meningkatkan Herd Immunity.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Badan Intelijen Negara Daerah Kalimantan Tengah (Binda Kalteng) sedang berupaya mengejar capaian vaksiasi dan vaksin booster ke masyarakat. Hal tersebut dilakukan guna mengantisipasi arus masyarakat saat mudik lebaran nanti.

"Kami berharap, sebelum lebaran setidaknya minimal 50 persen dari target (booster) sudah tercapai. Hal ini agar masyarakat dapat beribadah dan bersilaturahmi serta berpergian dengan aman dan tenang," kata Kepala Binda Kalteng Brigjen TNI Sinyo dalam keterangan, Senin (11/4/2022).

Baca Juga

Dia mengatakan, vaksinasi hingga dosis booster juga dijadikan persyaratan bagi warga yang ingin bepergian mudik atau keluar kota saat libur lebaran. Dia melanjutkan, vaksinasi dan booster tidak hanya menjadi upaya perlindungan terhadap pemudik saja, melainkan orang-orang di sekitar, termasuk kelompok rentan.

Sinyo mengatakan, pulang ke kampung halaman menjadi momen berkumpul bersama orangtua dan lansia yang mungkin di antaranya mempunyai komorbid. Menurutnya, mobilitas masyarakat yang masif saat arus mudik maupun balik lebaran memungkinkan penularan Covid-19 yang lebih tinggi.

 

"Maka dari itu vaksinasi booster penting dilakukan untuk mencegah penularan atau minimal untuk membantu mengurangi dampak kesakitan jika tertular Covid-19," katanya.

Dia mengimbau masyarakat yang belum melakukan booster dan kebetulan akan melakukan mudik segera melakukan vaksinasi. Dia mengataman, vaksinasi booster bisa disuntikkan minimal setelah tiga bulan kepada orang yang sudah divaksinasi lengkap.

Sementara itu, Sinyo memaparkan untuk realisasi vaksinasi yang dilaksanakan Binda Kalteng, Sabtu (9/4/2022), berhasil menjangkau 5.003 orang, meliputi di Kabupaten Katingan sebanyak 444 dosis, Kabupaten Pulang Pisau 263 dosis, Kabupaten Gunung Mas 733 dosis, Kabupaten Kapuas 371 dosis, Kabupaten Kotawaringin Barat 552 dosis.

Kemudian, Kabupaten Kotawaringin Timur 462 dosis, Kabupaten Seruyan 289 dosis, Kabupaten Barito Selatan 562 dosis, Kabupaten Barito Utara 372 dosis, Kabupaten Murung Raya 137 dosis, Kabupaten Lamandau 172 dosis, Kabupaten Barito Timur 251 dosis dan Kota Palangka Raya 395 dosis.

Sementara, selama Maret 2022, Binda Kalteng berhasil melakukan vaksinasi kepada 142.527 orang. "Capaian vaksinasi yang kami laksanakan sejak 1-9 April 2022 sudah mencapai 30.514 orang atau 19,69 persen dari target bulanan 155 ribu dosis," katanya.

 

 

 

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement