Sabtu 09 Apr 2022 17:17 WIB

Perahu Kemanusiaan, Selamatkan Siswa SDN Ciloma Sukabumi Dari Ancaman Buaya

Siswi SDN Ciloma setiap hari harus menumpang perahu kayu di aliran Sungai Cikaso.

Rep: Arie Lukihardianti/ Red: Agus Yulianto
Menurut Ketua Umum Jabar Quick Response (JQR) Bambang Trenggono, perahu antar jemput murid SDN Ciloma Sukabumi merupakan bukti kasih sayang dari seorang Pemimpin Ridwan Kamil.
Foto: Istimewa
Menurut Ketua Umum Jabar Quick Response (JQR) Bambang Trenggono, perahu antar jemput murid SDN Ciloma Sukabumi merupakan bukti kasih sayang dari seorang Pemimpin Ridwan Kamil.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Puluhan murid SDN Ciloma Kecamatan Cibitung Kabupaten Sukabumi hari ini berbahagia. Karena, perahu kemanusiaan yang dibangun Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bisa digunakan oleh mereka. 

Selain digunakan para siswa perahu itu juga bisa digunakan untuk hal-hal darurat seperti mengantarkan orang sakit dan lainnya. Untuk belajar di sekolah, siswa-siswi SDN Ciloma setiap hari harus menumpang perahu kayu di aliran Sungai Cikaso setiap akan pulang dan pergi ke sekolah. 

Tak hanya jarak dan akses menuju sekolah yang menjadi hambatan merekan. Namun, habibat buaya di wilayah sungai juga menjadi ancaman tersendiri bagi murid-murid sekolah. 

Menurut Ketua Umum Jabar Quick Response (JQR) Bambang Trenggono, perahu antar jemput murid SDN Ciloma Sukabumi merupakan bukti kasih sayang dari seorang Pemimpin Ridwan Kamil. "Kang Emil berusaha sekuat tenaga ingin mewujudkan semua harapan warganya khususnya kebutuhan kebutuhan primer atau dasar, " ujar Bambang, Sabtu (9/4).

Bambang mengatakan, sebelumnya SDN Ciloma ini jarang mendapatkan perhatian. Karena, akses dan jarak yang sangat jauh. "Namun Kang Emil mengatakan justru warga Jabar yang jauh jaraknya ini harus jadi prioritas, agar diperlakukan seadil-adilnya, " katanya. 

Bambang berharap, kasus seperti ini disikapi seadil-adilnya, agar seluruh warga Jabar merasakan hasil dan kinerja pemerintahan. "Biasanya orang orang yang mudah terjangkau saja yang merasakan dampak kerja pemerintahan. ini juga bisa menerjemahkan sila ke 5 keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, " katanya. 

Sementara menurut CEO Wecare.id Gigih Septianto, pihaknya menyambut baik kolaborasi yang dilaksanakan bersama JQR. Dia pun sangat mendukung upaya pemerataan pembangunan. Dirinya sengaja terjun langsung ke lokasi untuk melihat dan merasakan manfaat Perahu Kemanusiaan.

"Terima kasih sekali untuk JQR yang telah ikut melibatkan Wecare bersama-sama berupaya membangun Jawa Barat dan sekitarnya. Adanya perahu ini bisa menjadi alat transportasi siswa-siswa yang rumahnya berada di bagian lain sungai," kata Gigih.

Rasa syukur terucap dari guru dan kepala sekolah SDN Ciloma, Kabupaten Sukabumi. Perahu kemanusiaan yang dibuat oleh JQR dan Wecare.id ini diserahkan kepada pihak SDN Ciloma. 

Sementara menurut PLT Kepala Sekolah SDN Ciloma Usep Ruswanda, perahu kemanusiaan ini nantinya akan digunakan murid-murid SDN Ciloma dan warga sekitar yang membutuhkan perahu apabila ada hal mendesak seperti ada warga yang sakit atau kemalangan.

"Alhamdulillah, semoga perahu kemanusiaan ini bisa menjadi penunjang dalam kegiatan belajar mengajar. Terima kasih kepada JQR, kami akan rawat sebaik mungkin supaya awet dipakai anak-anak maupun warga sekitar," papar Usep.

Penyerahan perahu kemanusiaan ini dihadiri tim JQR , We Care.ID, Guru serta murid-murid SDN Ciloma dan juga aparatur kecamatan ikut menyaksikan pemotongan pita untuk simbolisasi beroperasinya Perahu Kemanusiaan.

"Perahu kemanusiaan ini selain bisa berguna dalam hal pendidikan juga bisa berguna bagi kesehatan. Mudah mudahan perahu ini menjadi motivasi dalam belajar dan berkarya anak - anak di SDN Ciloma ", kata Ana Rudian, Camat Kecamatan Cibitung. 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement