REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung mengungkapkan daya beli masyarakat terus meningkat seiring kondisi pandemi Covid-19 yang terus melandai. Pihaknya terus berupaya mendorong pemulihan ekonomi melalui berbagai macam kegiatan.
"Pertumbuhan daya beli meningkat," ujar Kepala Disdagin Kota, Elly Wasliah, Rabu (30/3/2022).
Ia menuturkan, daya beli masyarakat meningkat terlihat dari beberapa program kegiatan yang dilakukan. Elly mencontohkan kegiatan Bandung Hijab Festival yang diselenggarakan lima hari di bulan Maret bisa dengan omzet yang didapat Rp 5,5 miliar.
"Bandung Hijab Festival tahun 2021 dalam dua kali even (omzet) Rp 2,1 miliar dan Rp 2,6 miliar. Tahun 2022 selama 5 hari Rabu sampai Ahad omzet Rp 5,5 miliar," kata dia.
Elly menyebut, kualitas produk UMKM di Kota Bandung diminati masyarakat. Selain itu, masih terdapat kegiatan lainnya yang akan diselenggarakan, yaitu pasar kreatif di enam mal.
"Kita optimis Rp 10 miliar tercapai, kita baru mulai satu even dan pasar kreatif di 9 pusat perbelanjaan tahun lalu sudah mencapai Rp 4,6 miliar," katanya.
Plt Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menyebut pihaknya terus mendorong pemulihan ekonomi khususnya di sektor UMKM.