Selasa 29 Mar 2022 08:59 WIB

Disdagin Bandung: Stok Minyak Goreng Curah Menipis

Disdagin Kota Bandung berharap Kemendag terus melakukan operasi pasar.

Rep: Muhammad Fauzi Ridwan/ Red: Nur Aini
Pedagang membungkus minyak goreng curah eceran, ilustrasi. Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung mengungkapkan stok minyak goreng curah di pasar tradisional menipis
Foto: ANTARA/RAHMAD
Pedagang membungkus minyak goreng curah eceran, ilustrasi. Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung mengungkapkan stok minyak goreng curah di pasar tradisional menipis

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung mengungkapkan stok minyak goreng curah di pasar tradisional menipis seiring diberlakukan subsidi minyak goreng curah Rp 14 ribu per liter. Oleh karena itu, Disdagin berharap Kementerian Perdagangan (Kemendag) terus melakukan operasi pasar.

Kepala Disdagin Kota Bandung Elly Wasliah mengatakan pihaknya sudah melaksanakan operasi pasar minyak goreng curah pada Senin kemarin di Pasar Ciwastra. Harga yang dijual kepada pedagang yaitu Rp 14 ribu per liter atau Rp 15.500 per kilogram.

Baca Juga

"Ada empat distributor minyak goreng curah di Bandung dan operasi pasar agar terus dilakukan di pasar-pasar, ternyata minyak goreng curah menipis," ujarnya, Selasa (29/3/2022).

Ia menuturkan harga minyak goreng curah yang tidak disubsidi pemerintah dijual pedagang antara Rp 18 ribu hingga 19 ribu per liter. Kendala yang dihadapi juga adalah distributor minyak goreng curah di Bandung hanya ada empat.

"Kemendag agar ada lagi operasi pasar termasuk di bulan Ramadan," katanya. Ia memastikan stok minyak goreng curah yang menipis bukan karena adanya penimbunan minyak.

Pihaknya pun belum dapat memastikan penyebab minyak goreng menipis. Ia memastikan tidak terdapat penimbunan minyak goreng curah di Kota Bandung.

"Tidak ada penimbunan di Kota Bandung. (Stok menipis) produsen yang tahu," ungkapnya.

Elly menambahkan pihaknya mendorong agar Kemendag terus melakukan operasi pasar. Pihaknya juga akan melakukan operasi pasar untuk sejumlah bahan pokok pada akhir Maret dengan harga yang berada di bawah pasar.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement