Ahad 27 Mar 2022 12:33 WIB

Legislator Sesalkan Pemecatan Terawan dari IDI

Dikhawatirkan, akan menyusul pemecatan-pemecatan berikutnya dengan berbagai alasan.

Mantan Menteri Kesehatan Prof Dr dr Terawan Agus Putranto Sp.Rad (K).
Foto: ANTARA/Yulius Satria Wijaya
Mantan Menteri Kesehatan Prof Dr dr Terawan Agus Putranto Sp.Rad (K).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Anggota Komisi IX DPR RI Saleh Partaonan Daulay menyayangkan pemecatan secara permanen pada dr Terawan Agus Putranto dari keanggotaan Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Dia menilai, Terawan adalah salah satu dokter terbaik yang dimiliki Indonesia.

"Saya benar-benar terkejut dengan keputusan itu. Muktamar semestinya dijadikan sebagai wadah konsolidasi dan silaturahim dalam merajut persatuan. Kok ini malah dijadikan sebagai wadah pemecatan. Permanen lagi. Ini kan aneh ya?" kata Saleh melalui siaran pers Ahad (27/3/2022).

Menurut dia, sebagai dokter dan anggota TNI, banyak prestasi yang sudah ditorehkan Terawan. "Bahkan tidak berlebihan bila disebut bahwa RSPAD menjadi salah satu rumah sakit besar yang berkualitas baik berkat tangan dingin dokter Terawan," kata Ketua Fraksi PAN DPR RI itu.

Baca juga : Mantan Menkes Terawan Putranto Dipecat IDI

Menyikapi persoalan ini, Saleh meminta, Kementerian Kesehatan agar mengambil tindakan. Pihaknya menyebut, Kementerian Kesehatan harus memfasilitasi pertemuan IDI dengan dr Terawan.

"Ada beberapa kegiatan dr Terawan yang disoal. Misalnya, DSA dan Vaksin Nusantara. Saya dan keluarga adalah pasien langsung dr Terawan yang mencoba kedua hal itu. Setelah di-DSA, rasanya tidak ada masalah. Bahkan, ada perasaan lega dan enak. Begitu juga Vaksin Nusantara. Setelah divaksin, alhamdulillah tidak ada masalah. Sejauh ini, kami baik-baik saja," ujarnya.

Berdasarkan pengalamannya itu, pihaknya menyebut Terawan bekerja secara profesional. "Kalau dari pengalaman saya itu, saya merasakan tidak ada masalah sama sekali dengan dr Terawan. Dia bekerja secara profesional. Kita ditangani dengan baik. Bahkan, sebelum DSA harus mengikuti sejumlah tes dan berkonsultasi dengan beberapa dokter lain," ujarnya.

Baca juga : Wakil Ketua DPR Nilai Pemecatan Terawan oleh IDI Bahayakan Masa Depan Dunia Kedokteran

Dia mengatakan, pemecatan seperti ini tidak bisa dibiarkan karena bisa menjadi preseden buruk ke depan. Saleh mengkhawatirkan, nantinya akan menyusul lagi pemecatan-pemecatan berikutnya dengan berbagai alasan.

"Bagaimana tidak? Mantan Menteri Kesehatan saja bisa dipecat? Apalagi yang lain. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin tidak boleh tinggal diam. Mohon ini difasilitasi dan didamaikan. Itu pasti lebih baik bagi semua," katanya.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement