Senin 07 Feb 2022 17:04 WIB

Masyarakat Solok Nikmati Minyak Goreng Murah

Saat ini harga minyak goreng di pasar di Solok masih tinggi.

Rep: ANTARA/ Red: Fuji Pratiwi
Sejumlah warga antre untuk membeli minyak goreng. Sejumlah masyarakat Kota Solok, Sumatra Barat, rela mengantre untuk mendapatkan minyak goreng kemasan dengan harga murah hanya Rp 14 ribu per liter
Foto: ANTARA/Aloysius Jarot Nugroho
Sejumlah warga antre untuk membeli minyak goreng. Sejumlah masyarakat Kota Solok, Sumatra Barat, rela mengantre untuk mendapatkan minyak goreng kemasan dengan harga murah hanya Rp 14 ribu per liter

REPUBLIKA.CO.ID, SOLOK -- Sejumlah masyarakat Kota Solok, Sumatra Barat, rela mengantre untuk mendapatkan minyak goreng kemasan dengan harga murah hanya Rp 14 ribu per liter yang digelar Pemkot Solok melalui Dinas Perdagangan dan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah.

"Kami bersyukur adanya operasi pasar murah minyak goreng ini dengan harga jual Rp 14 ribu per liter, saya merasa sangat terbantu sekali bisa membeli 4 liter," kata salah seorang warga Kota Solok Lusi (40 tahun) di Solok, Sumbar, Senin (7/2/2022).

Baca Juga

Ia menyebutkan sampai saat ini harga minyak goreng di pasar masih tinggi, yakni mencapai Rp 19 ribu per liter atau Rp 38 ribu per 2 liter. Namun ada juga yang menjual Rp 17,5 ribu per liter tergantung merek minyak kemasan. "Sekarang hanya Rp 28 ribu per liter, selisih Rp 10 ribu dari harga biasanya. Enggak apalah mengantre sebentar demi mendapatkan minyak goreng murah," ujar dia.

Ia mengatakan, minyak goreng tersebut untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Biasanya dia membutuhkan dua liter minyak goreng dalam satu pekan. Lusi juga mengatakan informasi pasar murah minyak goreng tersebut diperolehnya dari kantor Kelurahan Laing yang disebarkan melalui pengeras suara ke masyarakat kelurahan setempat.

Masyarakat lainnya, Susanti (35 tahun) juga mengaku senang dengan adanya operasi pasar murah minyak goreng yang digelar Pemkot Solok. Ia juga berharap setelah adanya operasi pasar murah ini, harga minyak goreng yang masih mahal Rp 19 ribu per liter kembali turun atau normal ke harga semula menjadi Rp 13 ribu per liter.

"Kalaupun belum bisa ke harga semula Rp 13 ribu per liter. Atau setidaknya Rp 14 ribu saja per liter juga tidak masalah. Asalkan harganya turun. Karena minyak goreng termasuk kebutuhan yang sangat pokok di rumah tangga," kata dia.

Di samping itu, Staf Ahli Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan, Kota Solok M Safni mengatakan operasi pasar minyak goreng murah tersebut digelar sebagai upaya menstabilkan lonjakan harga minyak goreng di pasar. "Kegiatan pasar murah ini diadakan selama dua hari, yakni hari ini dan esok dengan jumlah minyak goreng yang didistribusikan sebanyak 10 ribu liter untuk wilayah Kota Solok," ujar dia.

Ia mengatakan, kegiatan operasi pasar murah minyak goreng tersebut diadakan Dinas Perdagangan dan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah yang bekerja sama dengan PT Padang Raya Cakrawala. "Diharapkan dengan adanya operasi pasar ini dapat membantu masyarakat dalam menurunkan harga minyak goreng yang terlalu tinggi di pasaran," kata dia.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement