Rabu 02 Feb 2022 04:57 WIB

Apindo Pontianak: Imlek Bawa Optimisme Perbaikan Ekonomi

Pertumbuhan ekonomi Kalbar memberi gambaran perbaikan ekonomi.

Rep: ANTARA/ Red: Fuji Pratiwi
Logo Apindo. Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Pontianak menilai bahwa Tahun Baru Imlek 2573 dapat membawa rasa optimisme dalam perbaikan ekonomi ke depan.
Foto: Republika.co.id
Logo Apindo. Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Pontianak menilai bahwa Tahun Baru Imlek 2573 dapat membawa rasa optimisme dalam perbaikan ekonomi ke depan.

REPUBLIKA.CO.ID, PONTIANAK -- Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Pontianak menilai bahwa Tahun Baru Imlek 2573 dapat membawa rasa optimisme dalam perbaikan ekonomi ke depan.

"Tahun ini merupakan tahun yang penuh semangat dan optimisme. Kita mendapatkan momentum yang baik karena pertumbuhan ekonomi mulai membaik, hal ini terlihat dari kinerja ekonomi dunia dan nasional. Tahun Baru Imlek ini momentum," ujar Acui di Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa (1/2/2022).

Baca Juga

Ia menjelaskan, pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Barat berada di atas rata rata nasional. Hal itu memberikan gambaran adanya momentum perbaikan ekonomi yang semakin baik.

"Momentum ini di perkuat dengan keberhasilan pemerintah mengendalikan pandemi Covid-19," ungkap Acui.

Menurut dia, secara kasat mata terlihat adanya konsistensi masyarakat dan dunia usaha dalam menjalankan protokol kesehatan yang diikuti dengan vaksinasi 1, 2 dan //booster.

"Kepercayaan dunia usaha pada pemerintah dalam mengendalikan pandemi menghasilkan semangat bagi semua pihak untuk melakukan investasi," kata Acui menjelaskan.

Ia menambahkan, perayaan Imlek yang masih ketat dalam menerapkan protokol kesehatan tidak akan mengurangi kebahagiaan, kehangatan bersua dan penguatan persaudaraan. "Protokol kesehatan terus tetap kita jalankan. Dengan begitu pandemi bisa dikendalikan dan ini bisa membawa perubahan lebih baik," kata dia.

Sebelumnya, pemerintah daerah di Kalimantan Barat telah melarang pawai dan permainan kembang api yang membawa keramaian di pusat kota atau lainnya di sejumlah daerah setempat untuk merayakan Imlek sebagai upaya mengendalikan Covid-19.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement