REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengimbau masyarakat untuk tidak bepergian ke luar negeri selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2021/2022. Hal tersebut untuk menghindari penyebaran Covid-19 varian Omicron di dalam negeri.
Dalam beberapa waktu terakhir, Budi melihat kecenderungan masyarakat untuk keluar negeri cukup tinggi. Menurut Budi, kondisi tersebut cukup memprihatinkan di tengah perkembangan penyebaran varian Omicron di sejumlah negara.
"Di Soetta sudah ada 4 ribu yang keluar negeri per hari, ini mengkhawatirkan, oleh karena itu kita tidak menyarankan ke luar negeri," kata Budi, Selasa (21/12).
Budi menegaskan pemerintah tidak akan menerapkan aturan PPKM menjelang periode Nataru. Ia melihat upaya pemerintah dalam memperketat protokol kesehatan, vaksinasi hingga pemberlakukan PPKM beberapa waktu belakang relatif membuahkan hasil yang positif.
Budi pun optimistis kondisi tersebut dapat terus dipertahankan. Menurut Budi, pemerintah bersama stakeholder lainnya juga terus melakukan diskusi setiap kali adanya penambahan kasus baru. Selain itu, evaluasi secara berkala setiap harinya juga masih dilakukan.
"Kita tetap menempuh prokes yang ketat serta mendorong vaksin. Pengetatan prokes menurut ahli sangat menurunkan kemungkinan tertularnya Omicron," tutur Budi.
Rekomendasi
-
Ahad , 05 Jul 2026, 05:45 WIB
Polres Singkawang Tegaskan Dugaan Penyelundupan Emas di Bandara Tidak Terbukti
-
-
Ahad , 05 Jul 2026, 05:16 WIBJasa Marga Perkuat Layanan Tol Berbasis Teknologi, Utamakan Keselamatan Pengguna
-
Ahad , 05 Jul 2026, 05:00 WIBPemerintah Perkuat Food Estate Kalteng dengan Manajemen Risiko Lintas Sektor
-
Ahad , 05 Jul 2026, 04:45 WIBKetum PPP Mardiono: Putusan MK Soal Pilkada Langsung Tak Ada yang Berubah
-
Ahad , 05 Jul 2026, 03:04 WIBPolisi Selidiki Kecelakaan Beruntun Libatkan Enam Kendaraan di Bogor
-




