Senin 15 Nov 2021 05:37 WIB

Stafsus Billy Mambrasar Ungkap Perhatian Jokowi untuk Papua

Billy merupakan Stafsus Presiden asal Papua.

Presiden Jokowi bersama Stafsus Billy Mambrasar.
Foto: Dok. Sta
Presiden Jokowi bersama Stafsus Billy Mambrasar.

REPUBLIKA.CO.ID, PAPUA -- Staf Khusus Presiden Republik Indonesia, Billy Mambrasar, mengungkapkan alasan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang kerap peduli terhadap pembangunan infrastruktur dan peningkatan kualitas orang asli Papua. Menurut dia, itu karena rasa cinta yang dalam dari Jokowi terhadap Papua.

Dia menjelaskan hal itu untuk menjawab pertanyaan beberapa orang yang menduga adanya teori kepentingan ekonomi Jokowi, teori komunikasi pencitraannya, hingga teori politik konspirasi ambisinya, yang menurutnya itu tak terbukti. 

Baca Juga

"Saya tidak ingin membantah atau menggunakan teori khusus untuk menjelaskan alasannya. Lalu, ada apa diantara Jokowi dan Papua? penjelasan sederhananya hanyalah, Rasa Cinta," ujar Billy dalam keterangan tertulisnya, Ahad (14/11).

Ia mencontohkan momen ketika Presiden Jokowi dan rombongan singgah untuk membeli noken di Pasar Noken Taman Imbi, Kota Jayapura pada Sabtu (13/11). Itu terjadi usai Jokowi menyaksikan pertandingan Judo di Peparnas ke-XVI di GOR Trikora Jayapura menuju GOR Cendrawasih untuk menonton pertandingan bulu tangkis.

Momen itu mengingatkannya sewaktu mendampingi Presiden saat pembukaan PON XX 2021 pada pertengahan Oktober lalu dan melakukan kunjungan kerja hampir sepekan di waktu yang bersamaan. Ia bercerita, saat rombongan melalui kota Jayapura, Jokowi menunjuk ke arah mama-mama dari Paniai yang berjualan di Taman Imbi, Kota Jayapura.

"Kami berdua kemudian berdiskusi sedikit di depan lobi Hotel sebelum beristirahat, dan beliau bertanya tentang mama-mama tersebut, yang kemudian saya jelaskan dengan memaparkan cerita tentang mereka. Beliau kemudian berjanji, saat kembali nanti akan menghampiri mereka," katanya.

"Hal tersebut beliau buktikan, saat kunjungan kerja menutup Peparnas XVI kemarin. Beliau datang, menyapa dan membeli Noken dari mama-mama Papua di Taman Imbi tersebut," lanjut Billy.

Billy menyampaikan, bentuk rasa cinta dan perhatian Presiden Jokowi untuk mama-mama Papua bukan hanya dalam momen itu saja. "Selain memerintahkan pembangunan pasar untuk mama-mama Papua, beliau juga mendorong berbagai program dalam bentuk bantuan modal usaha, bantuan sosial, bahkan selalu menyempatkan untuk mendengarkan keluh kesah mama-mama setiap kali melakukan kunjungan kerja ke Papua," ujar dia.

Ia ingat nasehat Jokowi yaitu harus selalu bekerja keras, terus belajar dan pastikan fondasi pelayanan masyarakat harus kuat. lanjutnya, Presiden juga sering menyampaikan bahwa pemimpin yang baik adalah pemimpin yang melayani, dan melayani itu harus pakai rasa.

"Pesan itu terus saya pegang, bahwasanya pemimpin adalah pemimpin yang melayani, dan rasa cinta adalah dasarnya, fondasi, kekuatan dan sumber energi untuk melakukan pelayanan itu, walaupun kita dicibir, difitnah, dengan rasa iri dan dengki," ucap Billy.

Kemudian, Billy yang merupakan Stafsus Presiden asal Papua ini juga mengatakan bahwa Jokowi selalu menyebut dan memperkenalkannya dalam beberapa kesempatan. Baginya, sikap Jokowi tersebut adalah sebuah bentuk apresiasi, rasa percaya mendalam dan suntikan semangat. Bukan hanya padanya, namun kepada seluruh anak Papua dan anak muda Indonesia.

"Pak Jokowi sangat percaya, bahwa perubahan ada dan terus akan terjadi. Utamanya bila didorong oleh anak muda. Beliau berharap agar manusia-manusia Papua, khususnya anak mudanya terlibat penuh membangun Papua, bahkan Indonesia. Itu alasan beliau membangun Papua Youth Creative Hub (PYCH) untuk mendorong kreatifitas dan keterlibatan anak-anak muda Papua dalam berbagai sektor," kata dia.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement