Kamis 11 Nov 2021 18:03 WIB

Anies: Jakarta Masuk 50 Besar Terbaik Penanganan Covid-19

Capaian vaksinasi Covid-19 DKI Jakarta hingga 10 November 2021 mencapai 10,98 juta.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan.
Foto: Dok Pemprov DKI
Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan Jakarta masuk 50 besar kota di dunia yang dinilai terbaik dalam penanganan pandemi Covid-19. salah satu indikatornya adalah capaian vaksinasi.

"Jakarta saat ini masuk 50 besar kota terbaik dalam penanganan Covid-19," kata Anies Baswedan saat saat membuka kegiatan Jakarta Investment Forum (JIF), di Jakarta, Kamis (11/11).

Baca Juga

Anies menjelaskan, berdasarkan data Dinas Kesehatan Pemerintahan Provinsi DKI capaian vaksinasi dosis pertama warga di Jakarta hingga 10 November 2021, mencapai hampir 10,98 juta orang. "Sedangkan, capaian vaksinasi dosis kedua mencapai 8,6 juta orang," katanya.

Dari jumlah itu, 67 persen diantaranya adalah warga dengan KTP DKI Jakarta dan yang lainnya warga non KTP DKI Jakarta. Sebelumnya, sebuah lembaga yang menjadi bagian konsorsium internasional non-profit dan komersial, Deep Knowledge Analytics (DKA), menempatkan Jakarta berada di peringkat ke-47 dari 50 besar kota di dunia yang dinilai terbaik dalam penanganan pandemi Covid-19, dengan total skor 51,43.

DKA menjelaskan, hasil kajian itu berdasarkan data yang dikumpulkan hingga September 2021 dalam analisis bertajuk Covid-19 City Safety Ranking pada kuartal II-2021. Tolak ukur dalam menganalisis respons kota dalam penanganan pandemi Covid-19 itu adalah, vaksinasi, ekonomi, pencegahan, tata kelola pemerintahan, dan keamanan.

DKA menjelaskan, dalam analisis tersebut menggunakan total delapan ribu data dengan mengaplikasikan kerangka analisis yang disusun menggunakan 114 indikator, yakni kualitatif dan kuantitatif, kemudian diklasifikasikan menjadi lima kategori yang diterapkan 72 kota di dunia. Lalu, dari 72 kota itu mengerucut menjadi 50 besar kota di dunia dengan skor tertinggi.

Dari hasil kajian terhadap 50 kota besar itu, untuk indikator ketahanan ekonomi, Jakarta memiliki nilai 11,05. Kemudian, efisiensi pemerintah nilainya mencapai 10,61, manajemen kesehatan 9,17, efisiensi karantina mencapai 12,81, dan vaksinasi 7,78.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement