Jumat 29 Oct 2021 17:14 WIB

Pemkot Bandung Dorong Vaksin Booster untuk Masyarakat

Pemkot Bandung menargetkan vaksinasi dosis pertama tuntas Desember mendatang.

Rep: Muhammad Fauzi Ridwan/ Red: Agus raharjo
Vaksinator menyiapkan vaksin Covid-19 jenis Pfizer untuk disuntikkan ke warga saat Gebyar Vaksinasi Covid-19 MUI dan Baznas di Masjid Pusdai, Kota Bandung, Jumat (29/10). Pemerintah Kota Bandung menyatakan program vaksinasi Covid-19 di Kota Bandung untuk dosis pertama telah mencapai 92,78 persen atau 1.811.317 orang dan dosis kedua mencapai 73,98 persen atau 1.444.326 dari keseluruhan target sasaran sebanyak 1.952.352 orang. Foto: Republika/Abdan Syakura
Foto: REPUBLIKA/ABDAN SYAKURA
Vaksinator menyiapkan vaksin Covid-19 jenis Pfizer untuk disuntikkan ke warga saat Gebyar Vaksinasi Covid-19 MUI dan Baznas di Masjid Pusdai, Kota Bandung, Jumat (29/10). Pemerintah Kota Bandung menyatakan program vaksinasi Covid-19 di Kota Bandung untuk dosis pertama telah mencapai 92,78 persen atau 1.811.317 orang dan dosis kedua mencapai 73,98 persen atau 1.444.326 dari keseluruhan target sasaran sebanyak 1.952.352 orang. Foto: Republika/Abdan Syakura

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG- Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mendorong pemerintah pusat untuk segera memberikan vaksin booster (dosis ketiga) untuk masyarakat. Namun sejauh ini pihaknya belum terdapat arahan terkait hal tersebut.

"Itu mah sangat diharapkan Mang Oded, jadi masyarakat mendapatkan hak-haknya," ujarnya saat meninjau vaksinasi di Mesjid Pusdai Jawa Barat, Jumat (29/10).

Baca Juga

Ia menilai pemberian vaksin booster bagi masyarakat sangat bagus terlebih pandemi Covid-19 masih terjadi. Pihaknya akan mendorong pemerintah pusat untuk menyegerakan vaksin booster.

"Bagus saya kira, ya kita paling lobi," ungkapnya. Ia menuturkan, pihaknya sudah melakukan vaksinasi mencapai 92 persen dosis pertama.

Oded berharap pada Desember 2021 mendatang bisa tercapai 100 persen masyarakat sudah divaksin. "Insya Allah target Desember 100 persen (dosis pertama)," katanya.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, dr Ahyani Raksanagara mengaku belum mendapatkan arahan dari pemerintah pusat terkait pemberian vaksin dosis ketiga untuk masyarakat. Pihaknya menunggu tindaklanjut terkait vaksin booster untuk masyarakat.

"Belum ada informasi pedoman dari kementerian kesehatan," katanya. Program vaksinasi Covid-19 di Kota Bandung untuk dosis pertama sudah mencapai 92 persen sedangkan dosis kedua sudah mencapai 70 persen lebih.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement