Jumat 29 Oct 2021 14:42 WIB

Atlet Difabel tak Dapat Dukungan Pemkot Bogor

Para atlet difabel memerlukan dukungan untuk pengadaan sarana pendukung.

Rep: Shabrina Zakaria/ Red: Bilal Ramadhan
Atlet difabel mengikuti latihan untuk persiapan Peparnas 2021
Foto: ANTARA /Andreas Fitri Atmoko
Atlet difabel mengikuti latihan untuk persiapan Peparnas 2021

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR — Tiga atlet National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kota Bogor, akan berlaga di Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVI 2021 Papua. Lantaran tidak mendapat dukungan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, Ketua NPCI Kota Bogor, Kusnendar pun meminta dukungan dari DPRD Kota Bogor untuk tiga atletnya.

“Kami meminta dukungan dari DPRD Kota Bogor untuk para atlet karena sejauh ini kami tidak mendapatkan dukungan dari Pemkot Bogor. Jangankam dilepas, diberikan akomodasi juga tidak,” ujar Kusnendar.

Baca Juga

Lebih lanjut, Kusnendar juga mengungkapkan, para atlet binaan NPCI Kota Bogor juga kesulitan dalam pemusatan latihan. Selain minimnya anggaran, fasilitas penunjang untuk latihan juga kurang memadai di Kota Bogor.

“Kami khawatir kalau tidak adanya dukungan, atlet-atlet yang ada akan keluar dari NPCI Kota Bogor. Maka dari itu kami meminta dukungan dari DPRD Kota Bogor,” tuturnya.

Menjawab keresahan para atlet kebanggaan Kota Bogor, Wakil Ketua III DPRD Kota Bogor, Eka Wardhana mengaku akan mendukung penuh atlet NPCI Kota Bogor yang akan bertanding di Perparnas XVI nanti. Ke depannya, dia akan berdiskusi dengan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor, agar para atlet tersebut mendapat dukungan.

“Ada tiga orang atlet yang berprestasi untuk ikut perparnas di papua. Mereka tidak dilepas dan tidak diperhatikan. Saya mau diskusi dengan F1 (Wali Kota) dan F2 (Wakil Wali Kota) untuk mencari jalan keluar, sekecil apapun penghormatan harus dilakukan,” tegasnya.

Selain itu, Eka juga akan memaksimalkan anggaran yang ada untuk NPCI Kota Bogor. Sebab, menurutnya atlet yang berprestasi berasal dari pembinaan yang baik dan mendapatkan perhatian dan dukungan dari Pemerintah Kota Bogor.

Di samping itu, dia ingin DPRD Kota Bogor untuk para atlet difabel. “Mereka jelas memerlukan dukungan untuk pengadaan sarana pendukung. Saya ingin anggaran dibesarkan, terutama untuk atlet binaan yang sudah menunjukkan prestasi, karena penghargaan nomor satu,” pungkasnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement