Sabtu 23 Oct 2021 14:04 WIB

Wagub DKI: Alhamdulillah Terkait Covid-19 Ada Penurunan

Vaksin dosis satu dan dua sudah mencapai 19 juta lebih.

Rep: Zainur Mahsir Ramadhan/ Red: Muhammad Fakhruddin
Wagub DKI: Alhamdulillah Terkait Covid-19 Ada Penurunan (ilustrasi).
Foto: www.freepik.com
Wagub DKI: Alhamdulillah Terkait Covid-19 Ada Penurunan (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA — Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, mengatakan, kasus Covid-19 di Jakarta kini kembali menurun. Menurut dia, dalam 24 jam terakhir, ada sekitar 83 kasus positif yang tercatat.

Dia melanjutkan, khusus bed occupancy rate (BOR) atau keterisian tempat tidur juga saat ini hanya terpakai sekitar tujuh persen atau sekitar 339 dari total. "Alhamdulillah menurun, lalu ruang ICU 157 yang terpakai, sekitar 19 persen," kata Riza saat ditemui awak media, di Balai Kota DKI, Sabtu (23/10).

Dia menambahkan, upaya untuk mengekang kasus dengan vaksinasi juga terus dilakukan. Sejauh ini, kata dia, ada sekitar 10.798.829 dosis pertama vaksin yang telah diberikan. Sementara dosis kedua yang telah disebar ke masyarakat, sekitar 8.204.961. "Sehingga dosis satu dan dua sudah mencapai 19 juta lebih. Mudah-mudahan dalam beberapa pekan kita bisa mencapai target yang sudah disepakati sebesar 11,4 juta," tutur dia.

Dengan capaian tingkat vaksinasi dan penurunan kasus itu, kata dia, merupakan hasil semua pihak yang bekerja dengan baik. "Dari masyarakat, TNI-Polri, berbagai organisasi, asosiasi semua membantu kami. Tentu kami berterima kasih," tuturnya.

 

Menyoal Jakarta yang kini berada di level dua PPKM, lanjutnya, pelonggaran memang semakin banyak diberikan. Mulai dari transportasi umum, ruang publik hingga tempat-tempat pariwisata. Namun demikian, pihaknya mengajak semua pihak untuk tetap berada di rumah.

"Terlebih bagi anak-anak dan orang tua yang sudah berumur, kecuali hal penting. Tetap laksanakan prokes secara patuh taat disiplin dan bertanggung jawab," katanya.

Yuk gabung diskusi sepak bola di sini ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement