Jumat 08 Oct 2021 13:49 WIB

Paman Birin: Haram Menyerah Lawan Covid-19

Semangat Haram Menyarah untuk membangkitkan semangat masyarakat lawan Covid-19

Semangat Haram Menyarah Waja Sampai Kaputing yang digelorakan Pangeran Antasari menjadi motivasi Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) Sahbirin Noor untuk membangkitkan semangat masyarakat untuk bersama-sama berjuang keluar dari pandemi Covid 19.
Foto: Pemprov Kalsel
Semangat Haram Menyarah Waja Sampai Kaputing yang digelorakan Pangeran Antasari menjadi motivasi Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) Sahbirin Noor untuk membangkitkan semangat masyarakat untuk bersama-sama berjuang keluar dari pandemi Covid 19.

REPUBLIKA.CO.ID, BARABAI -- Semangat Haram Menyarah Waja Sampai Kaputing yang digelorakan Pangeran Antasari menjadi motivasi Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) Sahbirin Noor untuk membangkitkan semangat masyarakat untuk bersama-sama berjuang keluar dari pandemi Covid 19.

Hal ini dikemukakan Paman Birin saat tinjau pelaksanaan Vaksinasi Bergerak di Kantor Pembakal Durian Gantang, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Jumat (8/10). "Covid-19 menjadi musuh kita bersama, kita semua harus gotong royong, covid sedang menjajah kita, tidak ada kata lain, selain melawannya. Haram Menyarah Waja Sampai Kaputing, jangan sampai kita dijajah, caranya kita punya vaksin, kita harus bersama sama menguatkan tubuh kita agar terhindar covid," ucap Paman Birin dalam siaran persnya.

Baca Juga

Paman Birin bersyukur karena Kabupaten Hulu Sungai Tengah sudah berada di level 2 dan  masyarakat sangat antusias untuk menerima vaksin. "Alhamdulillah, Hulu Sungai Tengah sudah pada level 2, ini terus dipertahankan bahkan kalau bisa diturunkan ke level 1," ucapnya.

Sementara itu, Bupati Hulu Sungai Tengah Aulia Oktafiandi mengucapkan terima kasih atas dukungan vaksinasi bergerak yang digagas Paman Birin. Menurutnya, kehadiran Paman Birin memberikan semangat untuk berupaya bersama guna menekan laju penularan Covid 19.

Salah satu penerima vaksin, Aminah mengatakan, dirinya mengikuti vaksinasi pertama dengan inisiatif sendiri. "Ini vaksin pertama, awalnya takut divaksin karena ada info negatif karena vaksin, alhamdulillah setelah divaksin tidak terjadi apa-apa," katanya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement