Senin 04 Oct 2021 01:35 WIB

BOR Ruang Isolasi RS Covid-19 di Riau 5 Persen

Keterisian ruang isolasi Covid-19 rumah sakit di Riau sudah relatif stabil

Rep: Antara/ Red: Christiyaningsih
Seorang petugas berjaga di ruang rawat isolasi pasien COVID-19 di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Riau, di Kota Pekanbaru, Senin (7/9/2020).
Foto: ANTARA/FB Anggoro
Seorang petugas berjaga di ruang rawat isolasi pasien COVID-19 di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Riau, di Kota Pekanbaru, Senin (7/9/2020).

REPUBLIKA.CO.ID, PEKANBARU - Tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) ruang isolasi di rumah sakit rujukan Covid-19 di Provinsi Riau mencapai sekitar lima persen. Keterangan ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Mimi Yuliani Nazir.

"BOR di rumah sakit rujukan di Riau sudah turun. Saat ini berkisar lima persen. BOR tersebut untuk ruangan isolasi non ICU," kata Mimi di Pekanbaru, Ahad (3/10).

Baca Juga

Dia mengatakan saat ini keterisian ruang isolasi Covid-19 rumah sakit di Riau sudah relatif stabil. Sementara untuk keterisian ruang ICU pasien Covid-19 di Riau saat ini berkisar 12 persen karena banyak pasien Covid-19 yang dibawa ke rumah sakit sudah berusia lanjut.

"Karenanya kami minta pasien Covid-19 yang isolasi mandiri di rumah jika sudah mengalami sesak nafas segera ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis, terutama yang berusia di atas 50 tahun," ujarnya.

Mimi mengajak masyarakat untuk terus menerapkan protokol kesehatan terutama saat beraktivitas di luar rumah terkait masih adanya penambahan pasien positif Covid-19 di Riau. "Mari kita sama-sama bisa menjaga diri dan orang sekitar kita dengan terus menerapkan protokol kesehatan. Mencuci tangan dengan air mengalir, menjaga jarak fisik aman, menggunakan masker dan hindari kerumunan," katanya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Apakah internet dan teknologi digital membantu Kamu dalam menjalankan bisnis UMKM?

  • Ya, Sangat Membantu.
  • Ya, Cukup Membantu
  • Tidak
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement