Senin 27 Sep 2021 12:04 WIB

IDAI Ungkap Faktor Penyebab Kematian Anak Positif Covid-19

Mayoritas anak positif Covid-19 meninggal karena gagal napas, sepsis, dan komorbid.

Rep: Dian Fath Risalah/ Red: Reiny Dwinanda
Tes Covid-19 anak. Case Fatalitiy Rate Covid-19 anak di Indonesia jauh lebih tinggi daripada negara lain. Hal itu diduga terjadi karena banyak kasus anak positif Covid-19 tidak terdeteksi.
Foto:

Selain gagal napas, sepsis/syok sepsis, serta penyakit bawaan (komorbid), penyebab kematian pada anak ialah karena penyakit jantung bawaan, kelainan genetik, tuberkulosis (TBC), penyakit ginjal kronik, celebral palsy, dan autoimun. Sementara itu, 62 anak meninggal tanpa komorbid.

photo
Gejala Covid-19 paling umum pada anak. - (Republika)

IDAI mencatat, selama Maret-Desember 2020 atau gelombang pertama pandemi di Indonesia, didapatkan 37.706 kasus anak terkonfirmasi terinfeksi SARS-CoV-2, virus penyebab Covid-19. Data Kemenkes pada waktu yang sama mendapatkan 77.254 kasus anak terkonfirmasi Covid-19 dari total kasus 671.778, yaitu sekitar 11.5 persen.

Perbedaan jumlah ini terjadi karena di penelitian ini yang terdata hanyalah kasus yang ditangani oleh dokter anak. Di sisi lain, Kemenkes juga masukkan data dari anak yang tidak bergejala dan hasil telusur kontak.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement