Kamis 19 Aug 2021 18:47 WIB

Denny JA Terpilih Aklamasi Pimpin Satupena

Denny JA usung tujuh program dalam kepemimpinannya.

Denny JA
Foto: istimewa/tangkapan layar
Denny JA

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Pendiri Lingkaran Survei (LSI) Denny JA terpilih secara aklamasi untuk dua organisasi penulis sekaligus: SATUPENA. Denny juga dipilih sebagai ketua umum  himpunan yang dimaksudkan menjadi forum berbagai komunitas penulis HATI PENA.

Dewan Formatur Perkumpulan Penulis Indonesia Satupena sudah menuntaskan rapatnya, Kamis (19/8). Adapun Dewan Formatur tediri dari Chappy Hakim, Profesor Azyumardi Azra, Ilham Bintang, Wina Armada, Profesor Didin S Damanhuri, Nasir Tamara, Inda Citraninda Noehadi, Denny JA dan Swary Utami. Mereka secara aklamasi memilih Denny JA selaku ketua umum 2021-2026 untuk SATUPENA, dan organisasi payungnya HATI PENA.

Terkait dengan keterpilihannya, Denny mengatakan para pendiri bangsa, para pembentuk batin bangsa adalah juga penulis. "Bung Karno, Bung Hatta, Bung Sjahrir, dan RA Kartini juga seorang penulis. Saatnya penulis kembali mengambil peran pentingnya ikut mewarnai batin zamannya,” kata Denny dalam siaran persnya.

Dikatakannya, para dewan formatur itu menyetujui 7 program unggulan yang Ia tawarkan. “Saya terpilih karena membawa program,” ujar Denny JA. Dan juga, lanjutnya, mungkin karena mereka melihatnya berhasil mengelola dunia usaha, merangkak dari nol. Menurutnya, mungkin mereka melihat perpaduan antara seorang penulis yang tekun, dan juga ketrampilan seorang manajer.

Selain Denny, terpilih juga Satrio Arismunandar sebagai Sekretaris Jenderal Satupena. Sementara Bendahara dijabat Ajisatria Soelaiman. Swary Utami Dewi sebagai Wakil Sekretaris Jenderal. "Dewan formatur yang tidak duduk di badan pengurus, duduk dalam Dewan Penasehat,” ungkapnya.

Konggres Nasional Satupena, 15 Agustus 2021, memberi mandat kepada sembilan tokoh itu untuk membentuk Badan Pengurus dan Dewan Penasehat.

Satupena dan juga HATI PENA di bawah komando Denny JA memiliki tujuh rencana program. Pertama, pemberian award bagi penulis terbaik. Nantinya, dalam menyambut 17 Agustus setiap tahunnya, Satupena membentuk dewan juri untuk memberikan award bagi sejumlah penulis terbaik.

Satupena dan Hatipena, kata Denny, juga akan menjadi perpustakaan dunia bagi anggota secara gratis. Satupena akan menyediakan akses perpustakaan kepada ribuan jurnal akademik di JSTOR, dan akses kepada perpustakaan terbaik dunia. Saat ini dijajaki Library of Conggres di AS,  Inggris. Juga dijajaki akses pada perpustakan nasional dan DPR.

Ketiga, kata Denny, print on demand, menerbitkan karya anggota. Satupena membuat usaha atau sekurangnya bekerja sama dengan usaha print in demand. Nantinya akan dibentuk satu tim kurator membantu  anggota menerbitkan bukunya hingga ke lay out dan ISBN.

Satupena juga akan membuat akun YouTube “Semua Tentang Penulis.” Nantinya, dua minggu sekali Satupena akan mewawancarai penulis yang berprestasi, atau yang baru saja menerbitkan karya menarik untuk menggali proses kreatif penulis yang bersangkutan untuk memberi inspirasi dan tukar pikiran.

Selain itu, Satupena juga akan menggelar diskusi bentuk webinar dua mingguan mengenai buku. Satupena membentuk tim sebagai forum anggota untuk bisa aktif mengikuti perkembangan terbaru soal buku ataupun peristiwa menarik setiap dua minggu.

Dalam upaya koneksi ke industri. Satupena akan membentuk tim mencari pola kerja sama dengan Netflix, dan sejenisnya, juga industri lain untuk menyalurkan karya penulis berupa skenario, dan lainnya agar ikut meramaikan dunia industri masa kini.

Rencana program berikutnya, kata Denny, adalah menciptakan lingkungan kebijakan yang ramah penulis. Satupena membentuk tim agar dalam jangka panjang terbentuk kebijakan yang ramah kepada penulis, contohnya mendorong pemerintah menyetop/mengurangi pembajakan, pajak penulis yang lebih friendly, dan juga royalti penulis yang lebih memuaskan.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement