Sabtu 17 Jul 2021 22:14 WIB

Gerindra Minta Pemerintah Segera Salurkan Bantuan Rakyat

Gerindra menilai bantuan selama PPKM Darurat ringankan beban warga

Sekjen Gerindra, Ahmad Muzani, meminta pemerintah segera salurkan bantuan PPKM Darurat
Foto: Republika/Fauziah Mursid
Sekjen Gerindra, Ahmad Muzani, meminta pemerintah segera salurkan bantuan PPKM Darurat

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA— Fraksi Gerindra di DPR minta pemerintah agar memberi bantuan kepada masyarakat yang terdampak PPKM darurat ini. Sebab, banyak dari masyarakat yang terdampak kesulitan dalam memenuhi kebutuhan hariannya.  

Permintaan ini disampaikan merespons rencana Pemerintah memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat hingga akhir Juli mendatang.   

Baca Juga

Ketua Fraksi Gerindra di DPR, Ahmad Muzani, mengakui apa yang telah diputuskan pemerintah dengan memperpanjang PPKM, adalah hal baik untuk memutus mata rantai covid19. Namun, masyarakat yang terdampak ini tidak kalah penting untuk mendapat perhatian akibat dari pemberlakuan kebijakan PPKM darurat ini. 

“Upaya  memberi bantuan kepada mereka yang terdampak sungguh menjadi penting, supaya ketaatan mereka kepada PPKM Darurat ini tidak terganggu ketidaktersediaan bahan pangan di keluarganya. Sehingga dapur tetap ngebul," kata dia, dalam keterangannya, Sabtu (17/7).   

Menurutnya, mereka yang paling terdampak akibat kebijakan ini rata-rata adalah pedagang kaki lima, pedagang di pasar tradisional, warung-warung makan yang buka sampai malam, kedai-kedai kopi, buruh lepas, supir angkot, tukang ojek, pegawai kontrak atau honor, dan UMKM serta sektor informal lainnya.  

"Bantuan yang akan diberikan untuk mereka akan memberi arti besar bagi ketaatan mereka dalam mentaati PPKM darurat," jelas Muzani.  

Memang ada perbedaan ketika pemerintah menerapkan kebijakan PSBB dahulu dengan PPKM darurat sekarang. Ketika PSBB, pemerintah menyalurkan bantuan berupa sembako dan uang tunai kepada masyarakat terdampak secara ekonomi. Sehingga daya beli mereka tertopang, meskipun kesulitan ekonomi juga dirasakan.  

Dia menilai, ketika PSBB suasananya jadi kondusif antara kepatuhan masyarakat dan bantuan pemerintah berjalan beriringan. 

Namun dalam PPKM Darurat ini, ada suasana yang berbeda karena kebutuhan keluarga yang mendesak di satu sisi dan upaya mencegah penyebaran Covid-19 di sisi lain. “Pendekatan dan komunikasi juga kadang terjadi masalah di lapangan, inilah yang kemudian sering disalahpahami dari kebijakan PPKM Darurat ini," ujar Muzani yang juga Wakil Ketua MPR itu. 

Menurut dia, bagi orang-orang yang bergantung dari penghasilan harian, kalau persoalannya pada pemenuhan kebutuhan keluarga, maka akan menjadi dilema. “Maka sekali lagi, bantuan yang didistribusikan untuk mereka menjadi hal yang perlu," imbuh Muzani. 

Dia menegaskan, Partai Gerindra akan terus membantu kerja-kerja pemerintah dalam menanggulangi pandemi corona ini. Termasuk kebijakan memperpanjang PPKM Darurat, karena hal itu adalah solusi atas masalah ini. "Sejak awal Gerindra berkomitmen penuh untuk membantu pemerintah dalam menanggulangi pandemi Covid-19 ini,” ujar dia. 

Dia mengatakan Gerindra juga sangat terbuka dan siap untuk membantu kerja-kerja pemerintah dengan segala macam agenda penanggulangan covid19 ke depan.

Pihaknya juga mengajak masyarakat bahu-membahu mentaati aturan yang telah ditetapkan pemerintah selama PPKM Darurat ini. “Pandemi ini adalah musibah yang tentu tidak kita inginkan, maka kita perlu bersatu bersama sama pemerintah memerangi Covid-19," ujar dia.  

sumber : Antara

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement