Kamis 17 Jun 2021 18:46 WIB

Jakpus Targetkan 800 Ribu Warga Divaksinasi Hingga Agustus

Pemkot Jakarta Pusat menyasar 16 ribu warga usia 18 tahun ke atas divaksinasi.

Pemkot Jakarta Pusat menyasar 16 ribu warga usia 18 tahun ke atas divaksinasi.
Foto: Prayogi/Republika.
Pemkot Jakarta Pusat menyasar 16 ribu warga usia 18 tahun ke atas divaksinasi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah Kota Jakarta Pusat (Jakpus) menargetkan 800 ribu warga mendapatkan vaksinasi COVID-19 hingga Agustus mendatang. Hal ini sebagai langkah percepatan vaksinasi nasional.

Wali Kota Jakarta Pusat Dhany Sukma menyebut angka sebesar itu untuk memenuhi kekebalan komunal (herd immunity) dapat tercapai di bulan Agustus 2021. Angka ini bisa terwujud dengan sasaran 7,5 juta warga DKI Jakarta yang tervaksin.

Baca Juga

"Khusus Jakarta Pusat, kita punya target sampai dengan akhir Agustus ada 800 ribu warga yang memang harus divaksin usia 18 tahun ke atas," kata Dhany Sukma usai meninjau vaksinasi massal di Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (17/6).

Dhany menjelaskan bahwa dari target 800 ribu warga tersebut, Pemkot Jakarta Pusat menyasar setidaknya 16 ribu warga usia 18 tahun ke atas dapat terlayani vaksin setiap hari. Oleh karenanya, tiga pilar, yakni Pemkot Jakarta Pusat, Polres Metro Jakarta Pusat dan Kodim 0501/Jakarta Pusat berupaya mengembangkan sentra-sentra vaksinasi yang tersebar di setiap kecamatan.

Saat ini, Jakarta Pusat telah menyediakan 28 sentra vaksin dinamis, yang tersebar di delapan kecamatan, serta sentra vaksin statis seperti di RSUD dan Puskesmas. Salah satu sentra vaksin yang telah dikembangkan, yakni di Blok F Pasar Tanah Abang yang menyasar 1.000 warga setiap hari.

Mengingat masih banyaknya masyarakat yang enggan menjalani vaksinasi, Dhany mengimbau agar masyarakat segera melakukan vaksinasi di sentra terdekat sesuai dengan domisili tempat tinggal.

"Kami mengimbau kepada masyarakat khususnya Jakarta Pusat. Ajak saudaranya semua yang 18 tahun ke atas untuk menjalani vaksin," kata Dhany.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement