Rabu 09 Jun 2021 00:13 WIB

Anggota TNI dan Istri Ditembak OTD di Lampung

Pelaku menggunakan motor memepet mobil korban dan melakukan penembakan.

Rep: Mursalin Yasland/ Red: Agus Yulianto
Ilustrasi Penembakan
Foto: Pixabay
Ilustrasi Penembakan

REPUBLIKA.CO.ID, BANDAR LAMPUNG -- Seorang anggota TNI Angkatan Udara Pratu Nur Rohman (26 tahun) dan istrinya Riska Astuti (25) ditembak orang tidak dikenal (OTD) di Jalan Sultan Agung Kawasan Wayhalim, Bandar Lampung, Selasa (8/6) pagi. Saat ini kedua korban masih dirawat inap di Rumah Sakit Advent Bandar Lampung, dan kondisinya mulai membaik.

Kapolsek Kedaton Kompol Ery Hafry membenarkan kejadian penembakan dengan korban anggota TNI dan istrinya saat berada di dalam mobil yang sedang melaju. Penembak anggota TNI dan juga istrinya tersebut masih dalam pengusutan anggota kepolisian. "Benar ada kejadian penembakkan," kata Kompol Ery Hafry di Bandar Lampung, Selasa (8/6).

Tim Inafis Polresta Bandar Lampung telah melakukan olat tempat kejadian perkara, dan juga memeriksa beberapa saksi mata saat kejadian berlangsung. Namun, petugas belum dapat memastikan pelaku penembak anggota TNI dan istrinya tersebut dan motifnya. Pelaku diduga menggunakan motor dan memepet mobil korban.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh, kronologis kejadian berlangsung secara cepat dan tiba-tiba. Pratu Nur Rohman sehari-hari bertugas jaga di Bandara Radin Inten II Branti. 

Nur Rohman bepergian bersama istrinya menggunakan mobil Agya B 1893 WZT di Jl Sultan Agung, Wayhalim Bandar Lmapung. Pengendara motor memepet mobilnya dan menembak bagian sisi pintu mobilnya.

Tembakan terdengar keras, dan korban ditembak di bagian telapak tangan bagian kiri, dan peluru tembus mengenai paha istrinya yang duduk berada di sampingnya. Kondisi korban sudah berangsur membaik setelah dilarikan ke RS Advent. Petugas Polresta Bandar Lampung dan Denpom TNI AD telah menangani kasus tersebut.

Komandan Pangkalan TNI AU Pangeran M Bun Yamin menjenguk korban di RS Advent di Jalan  Teuku Umar Bandar Lampung, Selasa petang. Dia mengatakan, kondisi kedua korban sudah berangsur membaik dan stabil, juga sudah sadar. Kondisi peluru yang menembus tulangnya, ujar dia, akan dilakukan operasi agar segera dapat dipulihkan.

M Bun Yamin belum dapat memastikan kronologis kejadian secara pasti, dan juga pelaku penembakan anggota TNI dan istrinya tersebut. Kasus ini sudah ditangani Polresta Bandar Lampung dan Denpom TNI AD. 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement