Senin 07 Jun 2021 15:48 WIB

RSUD dr Moewardi Solo Kirim 10 Dokter ke Kudus

Mereka terdiri dari dokter spesialis paru dan spesialis penyakit dalam

Rep: binti sholikah/ Red: Hiru Muhammad
Sejumlah pasien COVID-19 naik ke bus sekolah saat akan dipindahkan dari Kudus di Jawa Tengah, Senin (7/6/21). Sebanyak 23 pasien COVID-19 yang terdiri Aparatur Sipil Negara dan keluarganya di Kudus dipindahkan ke tempat karantina terpusat di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Jawa Tengah guna mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih baik serta mencegah penularan COVID-19 yang lebih luas.
Foto: Antara/Yusuf Nugroho
Sejumlah pasien COVID-19 naik ke bus sekolah saat akan dipindahkan dari Kudus di Jawa Tengah, Senin (7/6/21). Sebanyak 23 pasien COVID-19 yang terdiri Aparatur Sipil Negara dan keluarganya di Kudus dipindahkan ke tempat karantina terpusat di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Jawa Tengah guna mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih baik serta mencegah penularan COVID-19 yang lebih luas.

REPUBLIKA.CO.ID,SOLO--Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Moewardi di Kota Solo mengirimkan tenaga kesehatan (nakes) sebanyak 10 dokter ke Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, untuk membantu penanganan Covid-19 di wilayah tersebut. Rumah sakit milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah tersebut juga siap menerima pasien Covid-19 dari Kudus.

Direktur RSUD dr Moewardi, Cahyono Hadi, mengatakan 10 nakes tersebut sudah diberangkatkan semua sejak beberapa hari lalu. Sepuluh nakes tersebut terdiri dari dokter spesialis paru dan dokter spesialis penyakit dalam.

"Sudah ke sana semua. Rencananya sampai mereka tidak dibutuhkan, kalau Kudus sudah bisa mengendalikan penyebaran Covid-19," terang Cahyono Hadi saat dihubungi wartawan, Senin (7/6).

Dokter spesialis kebidanan dan kandungan tersebut menyatakan, pengiriman bantuan nakes ke Kudus atas permintaan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah. Hal itu lantaran kasus penyebaran Covid-19 di Kudus mengalami peningkatan signifikan dan menjadi tertinggi se-Jateng.

Selain itu, kebutuhan tenaga kesehatan rumah sakit di Kudus juga dibantu dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI). "Iya kami sebagai bagian dari Pemprov berupaya membantu Kudus saat ada musibah," imbuhnya.

Di samping itu, Cahyono juga menyatakan RSUD dr Moewardi siap menerima pasien Covid-19 dari Kabupaten Kudus. Meskipun, sebagian pasien dari Kudus telah dikirim ke rumah sakit di Semarang. Sebab, ketersediaan tempat tidur pasien Covid-19 di RSUD dr Moewardi masih cukup untuk merawat pasien dari luar daerah.

"Ketersediaan tempat tidur tidak ada masalah. Ya walaupun kami akan tetap siap-siap untuk melakukan perluasan atau penambahan bed. Saat ini masih ada 50 persen dari jumlah sekitar 190-200 bed," katanya.

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement