Ahad 23 May 2021 12:51 WIB

Pesepeda Meninggal saat Jajal Uji Coba 'Road Bike' Casablanc

Saat ditemukan, korban dalam keadaan duduk dan terlihat pingsan.

Pesepeda dan pengendara kendaraan bermotor melintas di Jalan Yos Sudarso yang berdampingan dengan Tol Dalam Kota di Tanjung Priok, Jakarta. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengusulkan agar Tol Dalam Kota ruas Kebon Nanas ke arah Tanjung Priok dapat dilintasi oleh pengendara sepeda jenis 'road bike' seiring dengan animo masyarakat yang meningkata bersepeda. (Ilustrasi)
Foto: ANTARA/Aditya Pradana Putra
Pesepeda dan pengendara kendaraan bermotor melintas di Jalan Yos Sudarso yang berdampingan dengan Tol Dalam Kota di Tanjung Priok, Jakarta. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengusulkan agar Tol Dalam Kota ruas Kebon Nanas ke arah Tanjung Priok dapat dilintasi oleh pengendara sepeda jenis 'road bike' seiring dengan animo masyarakat yang meningkata bersepeda. (Ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Seorang pesepeda meninggal dunia diduga terkena serangan jantung, setelah menjajal uji coba jalur "road bike" di Jalan Layang Non Tol (JLNT) Kampung Melayu-Tanah Abang yang melintasi Jalan KH Mas Mansyur hingga Jalan Raya Casablanca. Korban pesepeda meninggal dunia saat sedang uji coba jalur "road bike" yang dilaksanakan pada Ahad (23/5) sejak pukul 05.00 hingga 08.00 WIB.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Syafrin Liputo mengonfirmasi, bahwa korban sebelumnya telah dilarikan ke Rumah Sakit (RS)Tarakan. "Ada satu pegiat 'road bike', tiba-tiba yang bersangkutan berhenti. Kemudian komunitasnya tidak ada yang memahami terkait kesehatan, sehingga tim dari Dinas Kesehatan langsung membawa ke RS Tarakan," kata Syafrin saat dikonfirmasi di Jakarta, Ahad (23/5).

Berdasarkan unggahan video dari akun @warung_jurnalis, pesepeda tersebut ditemukan dalam keadaan duduk dan bersandar pada pembatas jalan. Salah satu saksi Rudi mengatakan, korban ditemukan pertama kali oleh para pesepeda yang ketika itu melintasi.

Saat itu korban dalam keadaan duduk dan terlihat pingsan, sehingga beberapa pesepeda yang melihat pun langsung memanggil ambulans dan dibawa ke RS Tarakan, Jakarta Pusat. "Informasi yang ada pada saat kejadian, posisi almarhum sudah disejajarkan kemudian almarhum duduk di pinggir, di dinding flyover. Bersandar," katanya.

Rudi menuturkan, bahwa korban diduga meninggal dunia akibat serangan jantung. Sebab korban diketahui memiliki riwayat pemasangan ring jantung.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement