Rabu 19 May 2021 20:56 WIB

Anggota DPR Belajar dari Wimar Witoelar Arti Loyalitas

Anggota DPR belajar dari Wimar Witoelar arti loyalitas pada gagasan Gus Dur.

Eks jubir Presiden Gus Dur, Wimar Witoelar.
Foto: dok. Istimewa
Eks jubir Presiden Gus Dur, Wimar Witoelar.

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Martin Manurung, anggota Komisi VI DPR mengenang sosok Wimar Witoelar ketika menjadi tamu dalam acara yang dipandu almarhum pada program "Perspektif Baru". Waktu itu, Martin masih berstatus mahasiswa.

"Saya kaget dan terus terang sedikit grogi. Saya yang masih mahasiswa akan diwawancarai oleh WW yang waktu itu sudah menjadi ‘host’ yang terkenal,"kata dia dalam keterangan persnya, Rabu (19/5).

Ia pun mendatangi kantor WW di Fatmawati, Jakarta Selatan, untuk memenuhi undangan wawancara itu. Wawancara itu kemudian terbit di halaman 1 koran Media Indonesia dengan judul, “Kita Butuh Rezim yang Baru.” 

"Terus terang, inilah pertama kali saya muncul di halaman 1 surat kabar nasional, lengkap pula dengan foto,"kenangnya.

 

Martin mengungkap, saling memanggil dengan inisial nama. Ia memanggilnya “WW”, dan sebaliknya Wimar Witoelar memanggilnya “MM”. "Kebetulan inisial kami sama-sama berhuruf kembar, bahkan hurufnya tinggal dibalik saja atas-bawah,"kata dia.

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement