Rabu 28 Apr 2021 13:45 WIB

Pengelola Bioskop di Tangsel Diminta Terapkan Prokes

Jika ada muncul klaster baru, maka bioskop akan ditutup kembali.

Rep: Eva Rianti/ Red: Bilal Ramadhan
Sejumlah penonton duduk menjaga jarak di dalam studio pada hari pertama pembukaan kembali bioskop
Foto: Antara/FB Anggoro
Sejumlah penonton duduk menjaga jarak di dalam studio pada hari pertama pembukaan kembali bioskop

REPUBLIKA.CO.ID, SERPONG -– Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) membuka kembali bioskop di tengah pandemi Covid-19 mulai Selasa (27/4). Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan meminta pengelola bioskop untuk konsisten menerapkan protokol kesehatan untuk menekan penyebaran Covid-19. Jika tidak, bioskop bisa kembali ditutup.

“Untuk seluruh bioskop di Tangsel tetap fokus dan konsisten dengan prokes yang sudah ditetapkan karena ini kabar baik mengingat dibukanya kembali tempat hiburan membantu pemulihan ekonomi di Tangsel,” ujar Pilar di Bintaro X Change Tangerang Selatan.

Menurut pengamatan Pilar di bioskop XXI Bintaro X Change yang menjadi bioskop pertama yang dibuka, dia menyebut protokol kesehatan yang diterapkan sudah bagus. Di antaranya menerapkan antrean dengan jarak 1,5 meter, kapasitas di ruang bioskop 40 persen, dan disediakan fasilitas pemesanan online serta pembayaran tiket dilakukan secara non tunai untuk mengantisipasi adanya penularan Covid-19.

Pilar menyebut, dalam keberjalanannya, tim Satuan tugas (Satgas) penanganan Covid-19 akan melakukan evaluasi secara berkala terhadap bioskop-bioskop yang sudah dibuka.

“Jangan sampai Pemkot Tangsel meninjau ulang dan juga mengevaluasi untuk jadi hal yang kurang baik sampai ditutup lagi, kan sayang sekali. Karena banyak kemungkinan apakah ada kelalaian dari pihak bioskop atau masyarakat yang kurang sadah, kita sendiri yang akan rugi,” kata dia.

Jika ada kemungkinan muncul klaster baru dari pembukaan bioskop, Pilar memastikan tak segan akan menutupnya kembali. “Kalau menjadi klaster pandemi Covid-19 kita akan melakukan tindakan tegas karena bagaimanapun juga yang pertama adalah kesehatan masyarakat dulu,” ujar dia.

Sementara itu, untuk mengantisipasinya, Pilar mengatakan Dinas Kesehatan Tangsel dan juga Rumah Sakit Umum Tangsel sudah mempersiapkannya. Sehingga dia meminta adanya komunikasi yang baik antara pengusaha dengan pemerintah daerah jika didapati adanya penonton di bioskop yang mengalami gejala Covid-19.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement